Ajiep Padindang Meminta Perhatian Khusus Kepada Pimpinan MPR RI Mengenai CDOB Provinsi Luwu Raya

Makassar, DNID.co.id–Dr. H. Ajiep Padindang, SE.,MM, wakil ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan ( K3) MPR RI kembali mengingatkan dan meminta perhatian Pimpinan MPR RI tentang Moratorium Daerah Otonomi Baru ( DOB)  Provinsi Luwu Raya.

Hal ini disampaikan oleh Ajiep Padindang saat rapat konsultasi bersama ketua MPR RI, Ahmad Muzani di gedung MPR RI Selasa ( 27/1/2026).

Diketahui Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga mengamati perkembangan Demonstrasi elemen Masyarakat yang terjadi di Wilayah Kabupaten/Kota Se-Luwu raya yang terjadi beberapa hari terakhir.

Adapun konsultasi tersebut berkaitan denganTema dan Pokok Kajian Ketatanegaraan Tahun 2026, sambil melaporkan dan menyerahkan hasil kajian tahun 2025.

Tema utama antara lain, TAP MPR dan Pasal 18, UUD NRI 1945 berkaitan Otonomi Daerah dan Pemerintahan daerah.

“Secara khusus saya sampaikan ASPIRASI Provinsi Luwu Raya, yang gencar lagi gerakannya, antara lain menagih janji Presiden Soekarno untuk memberikan Status keistimewaan Luwu” kata Ajiep.

“Hanya saja, pernyataan Soekarno apakah tertulis atau lisan belum ditemukan, paling tidak kesaksian melalui apa saja”, ungkapnya.

Menurut Ajiep Padindang, gerakan menuju Provinsi Luwu Raya, harus terus berlanjut. Mungkin tdk lagi harus gencar di jalanan, tetapi sdh harus ada “Peta Jalan” ( strategi dan taktik), yg bersesuai kondisi politik sekarang.

Saat ini Dr.H.Ajiep Padindang adalah wakil ketua Kajian ketatanegaraan (K3) MPR RI,
Pernah menjadi Anggota DPRD prov Sulsel dari tahun 1997-2014, kemudian anggot DPD RI Perwakilan Sulawesi Selatan tahun 2014-2024. Ikut terlibat aktif saat p saat pemekaran kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur. (MT)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 29 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat
Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan
Peserta dari Berbagai Provinsi Mulai Serbu Batam, Rakernas III PJS Diikuti 250 Wartawan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WITA

Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WITA

Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Peserta dari Berbagai Provinsi Mulai Serbu Batam, Rakernas III PJS Diikuti 250 Wartawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA