Bupati Perjuangkan Nasib Guru PAUD Maros ke Pusat Agar Bisa Terima Honor Insentif

Maros,DNID.co.id – Sebanyak 841 Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Maros tidak terangkat menjadi PPPK Paruh Waktu. Kondisi ini menyebabkan mereka tidak bisa lagi menerima honor dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros karena tidak ada lagi kebijakan tentang pemberian honor dan insentif di luar PPPK Paruh Waktu.

Namun demikian, Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., MH menegaskan pihaknya tetap memperjuangkan nasib para Guru PAUD tersebut agar tetap bisa menerima honor dan insentif.

“Intinya kami pemerintah daerah tetap ingin memberikan perhatian dan penghargaan buat guru-guru PAUD lewat pemberian insentif. Meskipun sejauh ini masih terganjal regulasi, semoga nantinya ada solusi dari pemerintah pusat,” kata Bupati Maros Chaidir Syam, Rabu lalu (25/2/2026).

“Masalah ini akan kita teruskan ke pemerintah pusat, baik di Kementerian Pendidikan, BKN dan Kemendagri. Semoga ada kebijakan dan petunjuk dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Sebagai informasi, alokasi insentif guru PAUD tidak lagi tercantum dalam DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) Pemkab Maros untuk tahun 2026. Hal ini dikarenakan tidak ada lagi regulasi yang mengatur tentang pemberian insentif di luar PPPK Paruh Waktu. Adapun guru PAUD yang sudah terangkat menjadi PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Maros saat ini hanya berjumlah 70 0rang.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 1 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Pemkab Maros

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru