AMARAH Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Mafia Solar Subsidi, Tiga Perusahaan Disorot

Pendemo membentangkan spanduk berisi tuntutan aksi di depan Polda Sulsel. (Dok.Hasrul)

Pendemo membentangkan spanduk berisi tuntutan aksi di depan Polda Sulsel. (Dok.Hasrul)

AMARAH Desak Polda Sulsel Usut Dugaan mafia solar subsidi, Tiga Perusahaan Disorot

Makassar, DNID.co.id – Aliansi Mahasiswa Rakyat Peduli Hukum (AMARAH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (17/3/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar mengusut dugaan praktik mafia solar subsidi yang dinilai merugikan masyarakat kecil.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan kekhawatiran terhadap dugaan penyalahgunaan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Aliansi AMARAH menilai distribusi BBM subsidi diduga tidak tepat sasaran dan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan industri.

Sejumlah perusahaan juga disebut dalam tuntutan massa aksi, di antaranya PT Wintara Berkah Abadi, PT Putra Amanah Jaya, dan PT Bintang Terang Delapan Sembilan. Ketiga perusahaan tersebut diduga terlibat dalam praktik penimbunan maupun penyaluran solar subsidi kepada pihak industri.

Perwira Polda Sulsel menerima berkas tuntutan dari massa aksi AMARAH. (Dok.Hasrul)

Massa aksi mendesak Ditkrimsus Polda Sulsel untuk segera melakukan penyelidikan serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Selain penegakan hukum, AMARAH juga menuntut adanya transparansi dalam sistem distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

Jenderal Lapangan aksi, Hasrul, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat terhadap penegakan hukum serta perlindungan hak masyarakat kecil.

“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap penegakan hukum serta upaya menjaga hak masyarakat kecil atas distribusi BBM subsidi yang adil,” ujar Hasrul dalam surat pernyataan yang dibacakan di lokasi aksi.

Menurutnya, praktik penyelewengan BBM subsidi tidak hanya merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi, tetapi juga berpotensi merugikan negara serta pelaku usaha kecil yang bergantung pada ketersediaan BBM tersebut.

Aliansi AMARAH berharap aparat penegak hukum dapat merespons tuntutan tersebut secara serius demi terciptanya keadilan dan transparansi dalam pengelolaan serta distribusi BBM bersubsidi di Sulawesi Selatan.

Massa aksi juga menegaskan akan kembali turun ke jalan apabila tuntutan mereka tidak mendapat perhatian dari pihak kepolisian.

“Apabila tuntutan kami tidak diatensi oleh Polda Sulsel, maka kami akan kembali melakukan aksi jilid II dengan gelombang massa yang lebih besar,” tegas Hasrul.

Simpan Gambar:

Senin, 16 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Daeng Sunu

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Tawuran Pemuda di Jalan Trans Sulawesi Palopo Dibubarkan Polisi, Arus Lalin Sempat Terganggu
Tawuran Pemuda di Pentojangan Palopo Kembali Pecah, Polisi Amankan Situasi
Kanit Reskrim Polsek Tamalatea Jeneponto Diduga Peras Keluarga Pelaku Rp1,5 Juta
Penyerobotan Tanah di Kota Makassar Berlarut 3 Tahun, Penyidik: Berkas Sudah Dikirim, Belum Ada Kabar dari Kejaksaan
Manfaatkan Momen Lebaran, Spesialis Pencuri Gudang Kosong di Benda Berakhir di Jeruji Besi
Penumpang Arus Lebaran 2026 Bandara Sultan Hasanuddin 525 Ribu, Naik 14 Persen
Polda Sulawesi Selatan Rotasi Personel, Ini Daftar Nama Bintara yang Dimutasi
Mie Gacoan Bone Disorot, Bau Menyengat Diduga dari Limbah Selokan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 17:53 WITA

Tawuran Pemuda di Jalan Trans Sulawesi Palopo Dibubarkan Polisi, Arus Lalin Sempat Terganggu

Senin, 30 Maret 2026 - 15:47 WITA

Tawuran Pemuda di Pentojangan Palopo Kembali Pecah, Polisi Amankan Situasi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:35 WITA

Kanit Reskrim Polsek Tamalatea Jeneponto Diduga Peras Keluarga Pelaku Rp1,5 Juta

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:27 WITA

Penyerobotan Tanah di Kota Makassar Berlarut 3 Tahun, Penyidik: Berkas Sudah Dikirim, Belum Ada Kabar dari Kejaksaan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:01 WITA

Manfaatkan Momen Lebaran, Spesialis Pencuri Gudang Kosong di Benda Berakhir di Jeruji Besi

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:39 WITA

Penumpang Arus Lebaran 2026 Bandara Sultan Hasanuddin 525 Ribu, Naik 14 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:22 WITA

Polda Sulawesi Selatan Rotasi Personel, Ini Daftar Nama Bintara yang Dimutasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:53 WITA

Mie Gacoan Bone Disorot, Bau Menyengat Diduga dari Limbah Selokan

Berita Terbaru

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyerahkan dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dalam seremoni serah terima di Makassar.

Sosial Politik

Andi Akmal Serahkan LKPD, Audit BPK Dimulai Bone Bidik Opini Terbaik

Senin, 30 Mar 2026 - 21:06 WITA

Serba-Serbi

Grup Egaliter Alumni Unhas Halalbibalal di Red Corner

Senin, 30 Mar 2026 - 18:48 WITA