Breaking News

Radio Player

Loading...

Di Masa Pandemi Adakan Bazar Olahan Toga Demi Jaga Imun Tubuh

Jumat, 20 November 2020

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

dr. Syaf bersama peserta Bazar

dr. Syaf bersama peserta Bazar

BeritaQ.com, Sidoarjo ~ Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Waru Sidoarjo menggelar bazar olahan tanaman obat keluarga (Toga). Bazar yang digelar di halaman Puskesmas Waru Jalan Barito No. 1 Tropodo Waru Sidoarjo, ini melibatkan sekitar 33 Kelompok Asuhan Mandiri (Asman). Jumat (20/11/20)

“Bazar yang mengambil tema Bersama ‘Pelayanan Kesehatan Tradisional (Ankasa)’ Waru Naikkan Imun Dengan Olahan Obat Toga Bermutu,” seperti 33 Kelompok Asman Toga dari Puskesmas Waru. Mereka mengolah berbagai jenis toga menjadi makanan ringan hingga makanan berat, dimana tanaman yang diolah tersebut seluruhnya diambil dari hasil kebun desa masing-masing.

Beragam tanaman dan olahan Tanaman Obat Keluarga (Toga) berbahan empon-empon yang dijual. Ada temulawak, kunyit putih, sari jahe, sereh, kunci suruh, sinom, kunyit asam, beras kencur, dan kudu laos.

ads

“Tiap olahan obat Toga bermutu dijual di bazar ini dibuat oleh Kelompok Asman kader dari Puskesmas Waru,” tutur dr. Mukarini, Kepala Puskesmas Waru Sidoarjo. Semua bahannya memanfaatkan tanaman Toga yang sudah lama dirawat di kebun desa Kelompok Asman masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menanam dan membuat olahan Toga, warga Kelompok Asman diajari cara mengolahnya secara higienis. “Mereka juga diminta membuat poster mengenai olahan minuman berbahan Toga untuk dipasang di stan sebagai media edukasi kepada calon pembeli,” terang dr. Mukarini

dr. Mukarini yang mendampingi program itu mengajak seluruh warga untuk meningkatkan rasa syukur sebagai masyarakat Indonesia.

“Dengan merebaknya virus corona (Covid-19) yang telah menyerang lebih dari 76 negara, menyadarkan betapa kayanya bangsa Indonesia yang melimpah dengan rempah-rempah yang kini dikenal bisa menangkal virus corona,” jelasnya.

Bila Kelompok Asman kader dari Puskesmas Waru sudah banyak budidaya tanaman rempah-rempah sejak lama, dr. Mukarini lantas mengajak seluruh warga lainnya membudidayakan di rumah masing-masing.

Beragam tanaman Toga dan produk olahan herbal lain juga dijual di bazar itu. Ada Botok daun mangkok, Puding daun mangkok, Pudot daun mangkok, Tahu isi daun mangkok, Minyak cem-ceman daun mangkok, Timus daun mangkok, Sari kacang ijo daun mangkok, Wedang uwuh, Kroket rogurt daun pepaya jepang, Botok jamur daun kelor, Puding selasih kayu manis, Sinom daun bidara, Teh daun bidara, Serbuk jahe, Bungku mentuk daun kelor , Lumpia basa daun kelor, Ote-ote daun kelor, Stik Daun Kelor, KUSEM, dan Teh Daun Kelor.
Selain mendorong masyarakat agar mengkonsumsi olahan mamin Toga yang sehat. Kepala Dinkes Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman yang hadir dalam acara bazar tersebut, merasa puas dan bangga, terhadap antusiasme semua Puskesmas di Kabupaten Sidoarjo dalam menyelenggarakan acara lomba Asman ini.

Dokter Syaf juga mencontohkan bahwa ia sendiri secara rutin minum jamu campuran bawang putih dan jahe setiap pagi. Di usianya yang sudah 58 tahun dan harus berkutat dengan penanganan Covid-19, hingga detik ini pun Syaf tetap sehat dan prima menjalani aktivitasnya. “Saya sudah tiga kali swab. Hasilnya selalu negatif. Resepnya ya itu, minum jamu,” paparnya.

Artinya untuk mendapatkan mamin yang sehat, Toga bisa diolah sendiri, atau bisa membeli produk yang sudah dijual massal. Lebih baik lagi telah memiliki izin Produk Industri Rumah Tangga atau PIRT. “Makanan dan minuman yang dibawa Asman ini sudah berizin. Masyarakat jadi lebih yakin,” Syaf sangat menganjurkan masyarakat Waru untuk mengkonsumsi Toga, pungkasnya.  (NHC)

Simpan Gambar:

Berita Terkait

Pasien Diduga Terlantar Saat Asyik Rayakan HUT-36 RS Lanto Dg. Pasewang Jeneponto
Tingkatkan Perekonomian Warga, Dapur SPPG 02 Gedong Jaktim Bekerjasama dengan Petani Lokal
Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat
RSUD Camba Resmi Beroperasi, Warga Dataran Tinggi Maros Tak Perlu Lagi ke Pusat Kota
LKC Dompet Dhuafa Sulsel Laksanakan Sharing Session dan Learning Program Pos Gizi Humia
LKC Dompet Dhuafa Sulsel laksanakan Pemeriksaan IVA Test dan SADARI
Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang
Terlambat 1 Menit, Pasien BPJS Ditolak Berobat dan Diintimidasi Oknum Nakes PKM Bontomarannu Gowa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:54 WITA

Pasien Diduga Terlantar Saat Asyik Rayakan HUT-36 RS Lanto Dg. Pasewang Jeneponto

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:41 WITA

Tingkatkan Perekonomian Warga, Dapur SPPG 02 Gedong Jaktim Bekerjasama dengan Petani Lokal

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:39 WITA

Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:30 WITA

RSUD Camba Resmi Beroperasi, Warga Dataran Tinggi Maros Tak Perlu Lagi ke Pusat Kota

Jumat, 26 Desember 2025 - 17:26 WITA

LKC Dompet Dhuafa Sulsel Laksanakan Sharing Session dan Learning Program Pos Gizi Humia

Senin, 22 Desember 2025 - 14:22 WITA

LKC Dompet Dhuafa Sulsel laksanakan Pemeriksaan IVA Test dan SADARI

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:37 WITA

Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:29 WITA

Terlambat 1 Menit, Pasien BPJS Ditolak Berobat dan Diintimidasi Oknum Nakes PKM Bontomarannu Gowa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:05 WITA