Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Pemerhati Rakyat Sulsel, tuntut eks kantor PT. ISN pabrik Makatex dikosongkan

Jenderal Lapangan bung Andi saat menyampaikan orasinya

Jenderal Lapangan bung Andi saat menyampaikan orasinya

YBeritaQ. Com, Makassar – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Rakyat Sulawesi Selatan Melakukan aksi unjuk rasa di depan eks kantor PT. Industri Sandang Nusantara (ISN) atau yang biasa dikenal pabrik Patun makatex di Jalan Daeng Tata Raya – Tamalate Kota Makassar, Rabu (26/1/2022).

Aksi yang dilakukan oleh gabungan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), GMPK SULSEL, KPPM, AMM dan HMP untuk meminta pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan Aparat penegak hukum untuk mengusut adanya penguasaan lahan secara ilegal di Kota Makassar.

Selain itu, Bung Andi Ap selaku jendral Lapangan menyampaikan dugaan adanya mafia – mafia tanah yang berkeliaran di lingkup pemerintah Sulawesi Selatan.

“Kami tentunya memiliki dugaan yang kuat adanya keterlibatan oknum pemerintah dalam pemanfaatan lahan secara ilegal ini. Apalagi ada yang mengaku sebagai perpanjangan tangan dan penanggung jawab dari perusahaan Anak BUMN yang sudah belasan tahun tidak beroperasi (dibubarkan) , ” Papar Andi dalam orasinya.

Lebih lanjut, Andi Ap juga mengungkapkan bahwa lahan bekas pabrik Patun makatex tersebut dioperasikan berdasarkan hak pakai yang dikeluarkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 1973 dan sudah tidak berlaku.

“Pabrik Patun makatex tersebut kan sudah dibubarkan, dan ijin hak pakainya pun sudah tidak berlaku. Jadi tidak ada dasar bagi oknum yang mengatasnamakan penanggung jawab pabrik Patun makatex untuk mengelola lahan ini, apalagi sampai disewakan kepada orang lain secara ilegal, ” Sambungnya.

Aksi yang berlangsung di depan eks pabrik Patun makatex tersebut sempat terjadi ketegangan antara massa aksi dengan masyarakat penyewa lahan sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas. Setelah menyampaikan aksi unjuk rasa di jalan Daeng tata raya, peserta aksi unjuk rasa melanjutkan aksinya di depan kantor gubernur Sulawesi Selatan.

Mahasiswa dan masyarakat penyewa lahan ilegal terlibat saling dorong

Di kantor gubernur Sulawesi Selatan, massa aksi diterima oleh kesbangpolda dan biro aset pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.

Setelah menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikapnya dihadapan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan,Aliansi Mahasiswa pemerhati Rakyat Sulawesi Selatan kemudian membubarkan diri secara tertib

Mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur SulSel

“Kami secara tegas meminta kepada gubernur Sulawesi Selatan dan aparat penegak hukum agar serius menyikapi tuntutan kami. Apabila pemprov dan Aparat penegak hukum lamban dan tidak serius dalam kasus ini, maka kami dari Aliansi akan kembali melakukan Aksi ini dan mengawal sampai oknum mafia tanah di lahan eks makatex angkat kaki dan diambil alih oleh pemilik lahan yang sah, yakni Handu Binti Djubuhang, ” Tutup Jenderal Lapangan GMPR Sulsel, Bung Andi Ap.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 27 Januari 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Buka Makassar Oto Day Fest 2026, Ini Harapannya
Penyerangan Pakai Busur di Jalan H. Kalla Makassar, 6 Diamankan, Satu Orang Masih Diburu Polisi
Patroli Polisi Amankan Pria dengan Dugaan Sabu 7,76 Gram di Mentok
Kejari Bangka Tengah Bongkar Dugaan Korupsi Dana KONI
Irigasi Bilokka Capai 73,36%, Pemprov Sulsel Targetkan Petani Sidrap Bisa Tiga Kali Tanam
Waspada! Udara Terburuk di Sulsel Ada di Maros, Bupati Wajibkan Pakai Masker
Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga
Korban Berhasil Bekuk Satu Pencuri Motor di Bantaeng, Satu Pelaku Masih Diburu Polisi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WITA

Wali Kota Makassar Buka Makassar Oto Day Fest 2026, Ini Harapannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Penyerangan Pakai Busur di Jalan H. Kalla Makassar, 6 Diamankan, Satu Orang Masih Diburu Polisi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WITA

Patroli Polisi Amankan Pria dengan Dugaan Sabu 7,76 Gram di Mentok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Kejari Bangka Tengah Bongkar Dugaan Korupsi Dana KONI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:11 WITA

Waspada! Udara Terburuk di Sulsel Ada di Maros, Bupati Wajibkan Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:32 WITA

Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Korban Berhasil Bekuk Satu Pencuri Motor di Bantaeng, Satu Pelaku Masih Diburu Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Polri Kembalikan Hak Buruh Rp70,3 Miliar Lewat Desk Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Wali Kota Makassar Buka Makassar Oto Day Fest 2026, Ini Harapannya

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:22 WITA

Kriminal Hukum

Patroli Polisi Amankan Pria dengan Dugaan Sabu 7,76 Gram di Mentok

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:03 WITA

Kriminal Hukum

Kejari Bangka Tengah Bongkar Dugaan Korupsi Dana KONI

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:48 WITA