154 Korban Banjir Berhasil Dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan di Kalukku

Mamuju, DNID Sulbar – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan bencana alam banjir di kecamatan Kalukku, kabupaten Mamuju, provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Selasa (11/10/2022).

Selain itu, terdapat beberapa orang yang diketahui terjebak arus deras banjir dan harus segera dievakuasi.

Menerima informasi tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju Muhammad Arif Anwar, langsung menurunkan dua Unit Tim Rescue untuk melakukan Evakuasi kepada masyarakat terdampak dan terjebak banjir tersebut.

“Tim dibekali sarana, 2 (Dua) Unit Truck Personil, 3 (Tiga) Unit Rubber Boat Basarnas, peralatan Evakuasi, peralatan Komunikasi dan peralatan pendukung lainnya,” ungkap Kepala Basarnas Mamuju dalam keterangan persnya.

Pada Pukul 17.05 WITA tim Rescue Kansar Mamuju tiba di lokasi bencana banjir dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR dilapangan.

Selanjutnya, tim Sar gabungan membagi tim ke beberapa titik untuk melakukan evakuasi.

Pada Pukul 21.30 Wita, tim Sar gabungan berhasil mengevakuasi warga yang terjebak ke Camp pengungsian dan Kansar Mamuju.

“Total jumlah korban selamat yang berhasil kita evakuasi sebanyak 112 orang di camp pengungsian kecamatan Kalukku, 42 orang dievakuasi ke Kantor SAR Mamuju,” ujar Arif.

Diketahui, tidak ada korban jiwa ataupun hilang dalam peristiwa ini, namun sempat ada empat orang warga yang terjebak diatas pohon, berhasil di evakuasi.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi Sar ini diataranya: Tim Rescue Kansar Mamuju, Polres Mamuju, Kodim 1418 Mamuju, BPBD Mamuju, masyarakat dan aparat Desa setempat.

“Basarnas Mamuju kedepannya akan selalu standby, dimana sesuai perkembangan update BMKG bulan Oktober ini curah hujan cukup tinggi. Jadi kita Standby selama 24 jam,” tandas Kakansar Mamuju itu.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 11 Oktober 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WITA

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Berita Terbaru