Breaking News

Radio Player

Loading...

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Resmikan Jembatan Senilai 75 Miliar, Simak Apa itu?

Selasa, 30 Januari 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

DNID.co.id- Kota Makassar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) Resmikan Jembatan bernilai 75 Miliar pada Minggu, 28 Januari 2024 kemarin.

Jembatan tersebut terletak di Kab. Soppeng (Sulsel) itu memiliki Panjang hingga 180 Meter keseluruhan.

Sementara sisi kanan dan kirinya memiliki panjang 28 Meter dan panjang bentangannya 128 Meter.

ads

Jembatan ini pun menjadi Ikon Jembatan terpanjang Sulawesi Selatan yang memiliki Rancangan Teknologi Lead Rubber Bearing (LRB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memiliki rancangan LRB jembatan ini juga dikerjakan dengan tiga tahap dan membutuhkan perlakuan khusus.

Dimana teknologi LRB ini merupakan salah satu perlindungan gempa yang memang diterapkan pada infrastruktur berupa jembatan dan bangunan.

Adapun alasan dibangunnya jembatan itu aialah karena usianya tak lagi muda, dan dibagun pada tahun 1993.

Sehingga memikirkan keselamatan dan keamanan masyarakat yang melintas.

Dibangunlah  jembatan yang kokoh, dan kuat meski ada getaran gempa yang besar. Lansiran (Sulselprov.go.id.)

juga sudah tidak asing lagi oleh warga sulawesi selatan.

Sebab Jembatan yang bernama Pacongkang itu memiliki 7 Meter dan dilengkapi dengan trotoar bagian kiri dan kanan.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk perwujudan pembangunan berstandar tinggi.

Yang juga menjadi salah satu komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Jembatan tersebut juga telah diresmikan langsung oleh Andi Sudirman Sulaiman selaku gubernur pada saat itu. Kutipan (Sulselprov.go.id) (28/1/2024). Tutup.

Simpan Gambar:

Penulis : I 'Tisham Fajri

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Sulselprov.go.id.

Berita Terkait

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!
Warga Jaktim Kebanjiran, Ketua Baznas Jaktim Disorot karena Di Duga Agenda ke Luar Kota
Pangan sebagai Senjata Diplomasi: Mengulas Strategi Geopolitik Negara Kepulauan
Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi Sejumlah Posko Pengungsian
Panius Kogoya Siap Perluas Sayap DPC BMP RI Hingga ke Distrik Terjauh di Mimika
Kodim 0502/Jakarta Utara Hadir Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara
KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Update Banjir Tangerang: 32 Titik Tergenang, Kapolres Pastikan Keamanan Rumah Kosong Pengungsi
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 13:52 WITA

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!

Senin, 26 Januari 2026 - 12:49 WITA

Warga Jaktim Kebanjiran, Ketua Baznas Jaktim Disorot karena Di Duga Agenda ke Luar Kota

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:11 WITA

Pangan sebagai Senjata Diplomasi: Mengulas Strategi Geopolitik Negara Kepulauan

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:13 WITA

Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi Sejumlah Posko Pengungsian

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:46 WITA

Panius Kogoya Siap Perluas Sayap DPC BMP RI Hingga ke Distrik Terjauh di Mimika

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54 WITA

Kodim 0502/Jakarta Utara Hadir Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:41 WITA

KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:25 WITA

Update Banjir Tangerang: 32 Titik Tergenang, Kapolres Pastikan Keamanan Rumah Kosong Pengungsi

Berita Terbaru

Sosial Politik

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!

Senin, 26 Jan 2026 - 13:52 WITA

Kriminal Hukum

Parah, Diduga Oknum Polisi di Makassar Jadi Penadah Mobil Bodong

Senin, 26 Jan 2026 - 13:48 WITA