Aktivis Milenial Demo di Depan Polda Sulsel, Ini Tuntutannya

Dnid.co.id, Makassar – Aktivis Milenial Sulsel (JAMIL) melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan menolak aktifitas usaha thrifting/cakar yang terdapat di Sulawesi Selatan.

Massa aksi yang membanjiri Polda Sulsel terus menerus menyampaikan orasi secara bergantian.

Jendral Lapangan turut menyampaikan dalam orasinya dan menegaskan aktifitas usaha thrift atau cakar di Sulawesi Selatan harus segera dihentikan karena bersifat ilegal sesuai dengan rujukan UU nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan.

Seperti yang diketahui bahwa thrift ini merupakan barang impor yang masuk ke dalam negeri. Bisnis thrifting atau kegiatan mencari dan membeli barang bekas tidak dilarang di Indonesia. Namun, apabila bisnis trifiting tersebut berasal dari impor pakaian bekas maka hal tersebut dilarang.

“Olehnya itu kami sangat mengecam bisnis ilegal ini dan yang sangat kami sayangkan adalah pihak bea cukai yang harusnya bertugas mengawasi lalu lintas barang dari dan/atau ke luar negeri namun pada nyatanya tidak mampu menjalankan fungsinya,” katanya.

“Sehingga maksud dan tujuan utama kami menyambangi Mapolda Sulsel adalah untuk meminta pihak Polda sebagai aparat penegak hukum untuk bersikap tegas dan segera monitoring pihak bea Cukai yang telah lalai serta segera turun ke lapangan untuk menutup semua usaha thrifting yang ada di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Mahasiswa yang tergabung dalam Jamil Sulsel tersebut menegaskan bahwa mereka akan kembali datang dengan gelombang massa yang lebih banyak jikalau pihak kepolisian daerah Sulawesi Selatan tidak mampu menyelesaikan polemik tersebut.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 3 Oktober 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 343 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru