Kasus Kecelakaan Maut di Kawasan Tol Makassar Berujung Keadilan Restoratif

Makassar,DNID.co.id-Polrestabes Makassar memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Reformasi Makassar pada 25 September 2024 lalu, yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dr. Mokhamad Ngajib, SIK, MH, didampingi oleh Dir Lantas Polda Sulsel Kombes Pol Karsiman, S.I.K., M.M., Kabag Ops AKBP Darminto, Kasat Lantas Polrestabes Makassar Kompol Mamat Rahmat memberikan penjelasan tentang proses penyelesaian kasus tersebut, di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, jalan Ahmad Yani, Kota Makassar,Sulawesi Selatan,Senin (14/10/2024).

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dr. Mokhamad Ngajib, SIK, MH,menjelaskan bahwa tersangka dengan inisial HAR (31) telah ditetapkan. Berdasarkan perkembangan penanganan, kasus ini diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif sesuai dengan Perpol Nomor 8 Tahun 2001 tentang penanganan tindak pidana berdasarkan keadilan restoratif.

“Setelah memenuhi persyaratan baik secara materiil maupun formil, serta adanya kesepakatan damai antara pelaku dan keluarga korban, kasus ini dapat diselesaikan melalui pendekatan kekeluargaan,” jelas Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Korban dari kecelakaan tersebut diketahui merupakan istri dan anak dari tersangka sendiri, yang memperkuat dasar penggunaan keadilan restoratif.

Kapolrestabes juga menambahkan bahwa persyaratan khusus dalam pasal 10, yang mengatur kecelakaan akibat kelalaian yang menyebabkan korban meninggal dunia, telah dipenuhi. Karena itu, penyelesaian secara kekeluargaan dinilai sebagai solusi yang tepat dalam kasus ini.

“Dengan pendekatan keadilan restoratif, kita mengutamakan sisi pemanfaatan, keadilan bagi masyarakat. Setelah semua ini, kami akan melakukan penghentian penyidikan terhadap kasus ini,” ungkapnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 14 Oktober 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo
Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta
Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu
Aktivis Berkedok Wartawan Diamankan Polisi, ini Kasusnya
Keributan Pecah di Borong Jambu, Pemuda Bawa Busur Diamankan Polisi
Dana BKK Rp800 Juta Pengerukan Sungai Bone Disorot, LMR-RI Siap Lapor Inspektorat hingga APH
Penganiayaan Berujung Kematian, Polisi Ringkus Geng Motor di Biringkanaya
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:25 WITA

Aktivis Berkedok Wartawan Diamankan Polisi, ini Kasusnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:37 WITA

Keributan Pecah di Borong Jambu, Pemuda Bawa Busur Diamankan Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:47 WITA

Dana BKK Rp800 Juta Pengerukan Sungai Bone Disorot, LMR-RI Siap Lapor Inspektorat hingga APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Penganiayaan Berujung Kematian, Polisi Ringkus Geng Motor di Biringkanaya

Berita Terbaru