Pelanggan Toraja Utara Keluhkan Lonjakan Tarif PDAM, Ini Penjelasan Direktur

Toraja Raya, DNID.co.id –Warga Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, mengeluhkan lonjakan tarif air Perumda Air Minum (PDAM).

Banyak pelanggan yang merasa tagihan air mereka meningkat signifikan dalam beberapa bulan terakhir, meskipun pemakaian air di rumah tetap normal.

Seorang warga, BB, mengaku terkejut dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran air PDAM bulan Februari hingga Maret 2025.

“Awalnya rata-rata saja, tapi sekarang naik lagi,” ujarnya kepada media.

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Toraja Utara, Moses P Limbongan, memberikan klarifikasi bahwa perusahaan belum melakukan kenaikan tarif.

Menurutnya, lonjakan tagihan yang dirasakan pelanggan bisa disebabkan oleh peningkatan pemakaian air selama Desember, Januari, dan Februari.

“Kami akan mengecek langsung ke pelanggan yang merasa ada kenaikan signifikan dalam pembayaran,” kata Moses dalam wawancara pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun tarif resmi belum berubah, biaya operasional PDAM terus meningkat.

“Bahan-bahan material dan kimia untuk pengolahan air sudah melambung tinggi di pasaran,” ujarnya.

Selain itu, Moses mengungkapkan bahwa PDAM Toraja Utara kini menggunakan sistem kompensasi dalam distribusi air, bukan lagi gravitasi seperti sebelumnya.

“Karena hujan tinggi, air sering kotor, jadi kami berusaha memastikan kualitasnya tetap baik. Itu butuh biaya tambahan,” tambahnya.

Meskipun demikian, Moses menegaskan bahwa tarif yang diterapkan PDAM Toraja Utara masih dalam batas yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami masih menggunakan tarif yang diatur dalam Peraturan Bupati Toraja Utara Nomor 45 Tahun 2016,” katanya.

Untuk diketahui tarif PDAM Torut yakni, Golongan pelanggan Sosial umum untuk tarif 0-10M kubik rp1900, 11-20 M kubik Rp1900, 21-30M kubik rp1900, 30 meter kubik 1900, beban instalasi rp2500 dan beban AMD Rp2000 serta Denda keterlambatan per bulan Rp10 ribu.

Ini tabelnya…..

Dengan adanya keluhan ini, PDAM Toraja Utara berencana melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada kesalahan dalam sistem pencatatan atau distribusi.

Warga yang merasa keberatan dengan tagihan mereka juga diimbau untuk melapor langsung ke kantor PDAM agar dapat dilakukan pengecekan lebih lanjut.

*** Megasari/Yustus

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 15 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Megasari/Yustus

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru