Kapan Sesungguhnya Lailatul Qadr itu?

DNID.co.id- Lailatul Qadr yang sering dipertanyakan memang disebutkan dalam al-Qur’an dan hadis, namun tidak dijelaskan secara eksplisit mengenai tanggal pastinya.

Beberapa ayat al-Qur’an yang menyebutkan Lailatul Qadr antara lain:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ . [سورة القدر (97): 1]
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Qur’an) pada Lailatul Qadr (malam kemuliaan).” [QS. al-Qadr (97): 1]
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ . [سورة الدخان (44) : 3]
Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.” [QS. ad-Dukhan (44): 3]
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ . [سورة البقرة (2): 185]
Artinya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” [QS. al-Baqarah (2): 185]
إِنْ كُنْتُمْ ءَامَنْتُمْ بِاللهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ . [سورة الأنفال (8): 41]
Artinya: “Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqan, yaitu hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [QS. al-Anfal (8): 41]
Dari ayat-ayat tersebut, dapat disimpulkan bahwa al-Qur’an diturunkan pada Lailatul Qad. Sementara itu, dalam surat al-Baqarah dijelaskan bahwa al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan. Adapun dalam surat al-Anfal, disebutkan bahwa turunnya al-Qur’an bertepatan dengan peristiwa perang Badar, yang dikenal sebagai Yaum al-Furqan.

Namun, tidak ada satu pun ayat yang menyebutkan tanggal pasti terjadinya Lailatul Qadr.

Dalam surat al-Qadr ayat kedua, Allah hanya mengungkapkan keistimewaan malam ini dengan bentuk

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ . [سورة القدر (97): 2]
Artinya: “Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?” [QS. al-Qadr (97): 2]
Malam ini disebut lebih mulia dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ . [سورة القدر (97): 3]
Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” [QS. al-Qadr (97): 3]
Karena kemuliaannya yang luar biasa, Rasulullah Saw menganjurkan umatnya untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam tersebut. Dalam beberapa hadis disebutkan:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ. [أخرجه البخاري]
Artinya: “Dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah saw. bersabda: ‘Carilah Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.’” [HR. al-Bukhari]
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رِجَالاً مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُرُوا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْمَنَامِ فِي السَّبْعِ اْلأَوَاخِرِ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَى رُؤْيَاكُمْ قَدْ تَوَاطَأَتْ فِي السَّبْعِ اْلأَوَاخِرِ فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيَهَا فَلْيَتَحَرَّهَا فِي السَّبْعِ اْلأَوَاخِرِ. [أخرجه مسلم]
Artinya: “Dari Ibnu Umar ra., bahwa beberapa sahabat Nabi saw. bermimpi tentang Lailatul Qadr pada tujuh malam terakhir (Ramadan). Maka Rasulullah saw. bersabda: ‘Aku melihat mimpimu sekalian bertepatan dengan malam tujuh terakhir, barangsiapa mencarinya, maka carilah pada malam-malam itu.’” [HR. Muslim]
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَحَيَّنُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ أَوْ قَالَ فِي التِّسْعِ اْلأَوَاخِرِ. [أخرجه مسلم]
Artinya: “Dari Ibnu Umar ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: ‘Tunggulah Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir (bulan Ramadan) atau sembilan malam terakhir.’” [HR. Muslim]
Hadis-hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah Saw tidak menentukan tanggal pasti Lailatul Qadr, tetapi mengisyaratkan bahwa malam tersebut terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil.

Adapun tanggal 17 Ramadan yang sering diperingati di Indonesia bukanlah ketetapan al-Qur’an atau hadis, melainkan hasil ijtihad ulama. Pendapat ini didasarkan pada surat al-Anfal (8): 41, yang menyebutkan bahwa al-Qur’an diturunkan pada malam yang bertepatan dengan perang Badar, yang menurut catatan sejarah terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriyah.

Dari pemaparan ini, dapat disimpulkan bahwa al-Qur’an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadan, tetapi tanggal pasti Lailatul Qadr tetap menjadi rahasia Allah. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah sepanjang bulan Ramadan, khususnya pada sepuluh malam terakhir.

Referensi:

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, “Malam Lailatul Qadar”,

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 25 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: 02 MR

Editor: Admin

Sumber Berita: Majelis Tarjih dan Tarjid PP Muhammadiyah

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Gandeng Komunitas Pejuang Subuh, Polres Bulukumba Gelar Program Suling Kamtibmas
Gerakan Jumat Bersih Polres Bulukumba, Sasar Masjid Ibadul Makmur Taccorong
Ratusan Santri Pawai Obor Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Inginkan Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar
Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027, Biaya yang Ditanggung Jemaah Turun Rp3,4 Juta
Kesra Makassar Buka Pendaftar Audisi MTQ 2026, Peserta se-Sulsel Bisa Ikut Gratis
Markaz Huffadz dan Rumah Tahfidz Diresmikan, Gubernur Sulsel Dorong Penghafal Al-Qur’an Unismuh Kuliah ke Timur Tengah
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Gandeng Komunitas Pejuang Subuh, Polres Bulukumba Gelar Program Suling Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Gerakan Jumat Bersih Polres Bulukumba, Sasar Masjid Ibadul Makmur Taccorong

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Ratusan Santri Pawai Obor Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02 WITA

Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Inginkan Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:51 WITA

Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027, Biaya yang Ditanggung Jemaah Turun Rp3,4 Juta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Kesra Makassar Buka Pendaftar Audisi MTQ 2026, Peserta se-Sulsel Bisa Ikut Gratis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:59 WITA

Markaz Huffadz dan Rumah Tahfidz Diresmikan, Gubernur Sulsel Dorong Penghafal Al-Qur’an Unismuh Kuliah ke Timur Tengah

Berita Terbaru