Aparat Masih Bungkam,Pantai Tanjung Ratu Dirambah Tambang Ilegal

MERAWANG,DNID.CO.ID – Aktivitas tambang ilegal di kawasan Pantai Tanjung Ratu, Desa Rinding Panjang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, terus berlangsung tanpa pengawasan serta tindakan dari Instansi Terkait.Kamis 10/04/2025.

Seorang warga Sungailiat bernama HMZH diduga sebagai pengendali utama kegiatan tersebut.

@Foto Excavator di lokasi

Investigasi tim media pada Rabu, 9/04/2025, mendapati satu unit excavator beroperasi terang-terangan di Bibir Pantai Tanjung Ratu.Kegiatan meliputi penambangan pasir timah serta pengambilan pasir diduga untuk kebutuhan proyek komersial.

“Kami hanya kerja di sini. Semua ini milik Pak Hamzah dari Sungailiat,” kata seorang pekerja tambang saat ditemui di lokasi.

Aktivitas tersebut melanggar sejumlah aturan hukum, yakni:

Pasal 89 UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, yang melarang pengoperasian alat berat tanpa izin di kawasan hutan.

Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba, yang menyebutkan sanksi pidana bagi setiap orang yang menambang tanpa izin.

Pasal 69 UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, terkait larangan perusakan lingkungan.

Meski kerusakan terus meluas, tidak terlihat adanya penindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH) maupun instansi terkait. Excavator tetap beroperasi, dan Bibir Pantai kian rusak.

Warga sekitar mengaku resah namun tak berdaya.

“Kami tahu itu salah, tapi siapa berani bicara? Sudah jelas merambah hutan, tapi tidak pernah ditindak. Apa karena yang punya orang kuat?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kasus ini memperlihatkan lemahnya penegakan hukum serta rendahnya komitmen perlindungan lingkungan di Bangka Belitung.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 10 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ale

Editor: REDAKSI DNID.CO.ID BABEL

Sumber Berita: TIM MEDIA T3S

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA