Forkom Ncandi Sesalkan Pemdes Ncandi Sengaja membiarkan Kegiatan Gay/Biseksual di Panggung Hiburan Pasar Malam

Bima,DNID.co.id— Forum Komunikasi Mahasiswa Ncandi, Menolak Keras Kegiatan Gebyar Dangdut Pasar Malam di Desa Ncandi yang melibatkan Gay atau Banci atas nama Inces Eren.

Ketua umum Forkom Ncandi Alpian menolak keras segala bentuk kegiatan dan praktek yang melibatkan Gay atau banci di acara hiburan rakyat di Desa Ncandi, kegiatan itu sangat mencederai nilai-nilai agama.

“apalagi masyarakat Desa Ncandi, dikenal kental dengan nilai-nilai religius, dan beradap, dan ini sangat bertolak belakang dengan prinsip budaya masyarakat Ncandi”

Alpian melanjutkan, jika kita membiarkan adanya aksi gay, biseksual dan transgender (LGBT) di panggung publik itu sama hal kita mendukung perbuatan asusila yang menyimpang dari norma agama di indonesia, Sementara majelis ulama Indonesia sudah mengeluarkan fatwah haram atas perbuatan tersebut.

Mahasiswa Asal Bumighora Mataram ini, Menilai bahwa kegiatan hiburan rakyat yang melibatkan Inces Eren berstatus gay atau banci itu sengaja dibiarkan oleh pemerintah Desa Ncandi, karena hingga sekarang kepala desa Ncandi adem ayem dan pura-pura tutup mata. Sentilnya.

Tidak hanya sampai disitu Alpian menyinggung bahwa kegiatan malaparaktek yang mempertontonkan perbuatan asusila itu melanggar ketentuan Pasal 1 dan Pasal 5 UU No. 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, yang menyatakan bahwa penyelenggaraan tontonan publik harus mempertimbangkan norma kesusilaan, budaya bangsa, serta tidak mengandung unsur pornografi, kekerasan berlebihan, dan perilaku menyimpang. Tegasnya

Untuk itu kami meminta Majelis Ulama Kabupaten Bima, Kapolres Kabupaten Bima, Bupati Bima, dan masyarakat ncandi untuk memberikan sanksi tegas kepada Penanggungjawab acara Pasar Malam, serta memberikan teguran keras kepada kepala Desa Ncandi dan jajarannya. tutupnya

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 3 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mukraidin

Editor: Redaksi NTB

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 15:55 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Berita Terbaru