Dandhy Laksono Singgung Kasus Eko Patrio, Ajak Publik Peka terhadap Perampasan Lahan dan Kehidupan Masyarakat Adat

Berita Harian, dnid.co.jd— Aktivis sekaligus jurnalis dan sutradara film dokumenter Sexy Killers dan Dirty Vote, Dandhy Laksono, memberikan tanggapan kritis terkait berita artis sekaligus politikus Eko Patrio yang rumahnya hancur akibat penjarahan beberapa waktu lalu.

Melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter), Dandhy mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap penderitaan kelompok-kelompok rentan yang selama ini kehilangan tanah, hutan, dan laut akibat kebijakan negara maupun kepentingan pemodal.

Dalam unggahannya pada Sabtu (14/9/2025), Dandhy menyampaikan pesan moral dengan mengaitkan perasaan kehilangan yang dialami Eko Patrio dengan nasib masyarakat adat yang selama ini mengalami perampasan ruang hidup.

“MORAL STORY: Jangan nunggu jadi Eko Patrio untuk merasakan bagaimana orang-orang Amungme, Awyu, Suku Anak Dalam, Dayak Punan, atau O’hongana Manyawa kehilangan tanah, hutan, laut, dan kehidupan mereka di tangan negara dan pemodalnya,” tulis Dandhy.

Unggahan tersebut disertai tangkapan layar berita dari Kompas.com yang berjudul “Eko Patrio Sedih Rumah Dijarah: Hasil Kerja Keras Puluhan Tahun Hilang Seketika.”

Dandhy menegaskan bahwa kehilangan yang dialami Eko Patrio hanyalah gambaran kecil dari penderitaan yang selama ini dirasakan oleh berbagai komunitas adat di Indonesia. Ia menyoroti perbedaan mendasar antara keduanya, di mana rumah dan harta benda masih bisa dibangun kembali, sementara kerusakan ekosistem dan hilangnya identitas budaya masyarakat adat sering kali bersifat permanen.

Sebelumnya, Eko Patrio mengungkapkan kesedihannya usai rumahnya dijarah dan hancur dalam satu malam. Ia menyebut rumah tersebut merupakan hasil kerja kerasnya selama puluhan tahun berkarya di industri hiburan dan dunia politik.

Pernyataan Dandhy menjadi pengingat bahwa perasaan kehilangan bukan hanya dialami individu, tetapi juga komunitas yang selama ini tersisihkan oleh pembangunan dan eksploitasi sumber daya alam.

Simpan Gambar:

Minggu, 14 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Sumber Berita: Sosial media X Dandhy Laksono

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

21 Pejabat Dilantik, Wabup Bantaeng Tekankan Integritas dan Inovasi
Legislator NasDem Bantaeng Soroti Pelajar Kena Narkoba, Minta Tes Urine Seluruh Sekolah
Langkah Awal Golkar Beltim Dekati Generasi Muda Demi Dominasi Politik Masa Depan
Birokrat Senior Naik Panggung, Aspa Muji Emban Amanah Strategis di Jeneponto
Aksi Sosial dan Politik Golkar Beltim Menyasar Langsung Kebutuhan Nyata Masyarakat Desa
Bupati Bantaeng Dorong Kegiatan Positif Lewat Turnamen Gel Blaster
Aliansi Mahasiswa Unismuh Makassar Longmarch, Gaungkan Keadilan Sosial di Hari Buruh dan Hardiknas
Muscab PPP Beltim Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Pertarungan Politik Besar Mendatang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:53 WITA

21 Pejabat Dilantik, Wabup Bantaeng Tekankan Integritas dan Inovasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:36 WITA

Legislator NasDem Bantaeng Soroti Pelajar Kena Narkoba, Minta Tes Urine Seluruh Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:11 WITA

Langkah Awal Golkar Beltim Dekati Generasi Muda Demi Dominasi Politik Masa Depan

Senin, 4 Mei 2026 - 18:57 WITA

Birokrat Senior Naik Panggung, Aspa Muji Emban Amanah Strategis di Jeneponto

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:51 WITA

Aksi Sosial dan Politik Golkar Beltim Menyasar Langsung Kebutuhan Nyata Masyarakat Desa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:40 WITA

Bupati Bantaeng Dorong Kegiatan Positif Lewat Turnamen Gel Blaster

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:21 WITA

Aliansi Mahasiswa Unismuh Makassar Longmarch, Gaungkan Keadilan Sosial di Hari Buruh dan Hardiknas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:34 WITA

Muscab PPP Beltim Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Pertarungan Politik Besar Mendatang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

IRT Parittiga Ditangkap, Polisi Sita Sabu Hampir 10 Gram

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WITA