POROS 98 Desak Prabowo Bubarkan BGN dan Hentikan Program MBG

 

Nilai tak tepat sasaran, rawan kebocoran anggaran hingga kasus keracunan, POROS 98 ancam gelar aksi besar

 

Jakarta, DNID.co.id (20/04/2026) Organisasi POROS 98 mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membubarkan Badan Gizi Nasional (BGN) dan menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai penuh polemik serta berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Desakan itu disampaikan dalam forum konsolidasi bersama elemen masyarakat di kawasan Menteng, Jakarta. Ketua Umum POROS 98, Bilung Silaen, menyebut program MBG bukan solusi mendasar atas persoalan gizi nasional.

“Program ini bukan jawaban fundamental. Ini cenderung kebijakan populis yang dipaksakan,” kata Bilung.

Ia menilai pemerintah seharusnya fokus pada langkah yang menyentuh akar masalah, seperti subsidi gizi untuk keluarga miskin, perbaikan sanitasi, intervensi bagi ibu hamil, serta edukasi gizi berkelanjutan.

“Masalah gizi tidak bisa disederhanakan hanya dengan makan siang gratis di sekolah. Ini persoalan kompleks yang butuh pendekatan menyeluruh,” tegasnya.

POROS 98 juga menyoroti sejumlah kelemahan program MBG, mulai dari dasar hukum yang dinilai belum kuat karena hanya berbasis Peraturan Presiden, potensi tumpang tindih regulasi, hingga besarnya anggaran yang disebut rawan kebocoran.

Selain itu, kesiapan infrastruktur yang belum matang dan potensi politisasi program turut menjadi sorotan.

Lebih jauh, Bilung mendesak pembubaran Badan Gizi Nasional yang saat ini dipimpin Dadan Hindayana. Ia menilai lembaga tersebut tidak diperlukan jika pemerintah ingin menangani persoalan gizi secara efektif.

Isu keamanan program juga menjadi perhatian. POROS 98 menyinggung adanya dugaan kasus keracunan di sejumlah sekolah sebagai indikasi lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan MBG.

“Kasus-kasus ini harus diusut tuntas. Harus ada pihak yang bertanggung jawab,” ujar Bilung.

Sebagai bentuk tekanan, POROS 98 menyatakan akan menggelar aksi besar-besaran jika pemerintah tidak segera mengevaluasi program tersebut.

“Jika tidak dikaji ulang secara serius, program ini berpotensi menjadi proyek mahal dengan dampak terbatas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kontroversi ini menjadi ujian bagi pemerintah dalam memastikan kebijakan publik berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 20 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA