Peringati Hari Jantung Sedunia, Yayasan Peduli Insan Bangsa Lakukan Cek Kesehatan Gratis di Tiga Lokasi 

Cek kesehatan gratis di Graha Raya

Cek kesehatan gratis di Graha Raya

Tangerang Selatan,DNID.co.id– Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, Yayasan Kesehatan Peduli Insan Bangsa bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, ERMEDIKA Clinic, serta Badan Kesira Gerindra, menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis untuk masyarakat di wilayah Tangerang Selatan.

Lokasi baksos di 3 tempat yaitu Komplek Vila Melati Mas Jelupang, dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dan Pasar Segar Graha Raya Paku Jaya pda hari Sabtu, 27 September 2025.

Acara puncak akan dilaksanakan esok hari Minggu, 28 September 2025 di Rawa Kutuk Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangerang Selatan yang akan dihadiri oleh Bapak Walikota Tangerang Selatan dan perwakilan Dinas Kesehatan serta DPP Badan Kesira.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung serta mendorong pola hidup sehat sejak dini. Melalui kegiatan ini, masyarakat berkesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol, dikakukan oleh tenaga medis yang kompeten, dengan ketua kegiatan dr. Adnan Rizky Maliki Pohan.

Ketua Yayasan Peduli Insan Bangsa Dr.F.Refla Syarif Bersama ketua pelaksana acara dr. Adnan Rizky Maliki Pohan, pembina Yayasan ibu Una Santi dan Kadinkes Kota Tangerang Selatan serta Kabid Dinkes Tangsel

Disela kegiatan Ketua Yayasan Peduli Insan Bangsa Dr.F.Refla Syarif mengatakan,Tujuan kita hari ini melakukan cek kesehatan gratis,salah satunya adalah untuk mendukung program pemerintah dari pak Prabowo ,screening kesehatan itu kan sangat penting dan hari ini yang kita lakukan itu adalah cek tekanan darah terus kemudian pemeriksaan kolesterol dan pemeriksaan gula darah. Pungkas Dr.Refla ,Sabtu (27/09/2025) di Villa Melati Mas blok.H

“Dua penyakit itu tuh lumayan termasuk yang kayak silent killer karena kalau tidak diperiksa enggak kelihatan ada gejala,kita lakukan pemeriksaan ini supaya masyarakat bisa tahu kondisi status kesehatannya jadi kalau misalkan udah tahu kan akhirnya nanti jadi lebih mau berobat juga,” jelasnya

Ia menambahkan “kalau di kesehatan itu ada preventif promotif kuratif dan rehabilitatif ini kita bisa masuk ke promotif dan preventif ,jadi sebenarnya tujuannya memang kita untuk masyarakat juga ya supaya lebih peduli juga kepada kesehatan dan kebetulan nanti tanggal 29 September itu adalah hari jantung sedunia dan sekaligus kita memperingati hari kesehatan jantung sedunia .”

Kegiatan cek kesehatan ini merupakan kegiatan kedua yang di lakukan Yayasan Peduli Insan Bangsa yang sebelumnya kegiatan Baksos Perdananya untuk sirkumsisi masal di lakukan di Kelurahan Jelupang

“Yayasan Peduli Insan Bangsa ini baru berdiri tahun 2025 ini kebetulan ini kegiatan yang kedua kita ,waktu bulan Juni itu kita sudah melakukan kegiatan perdananya bakti sosial untuk sirkumsisi massal,dilakukannya di kelurahan di jelupang Serpong Utara Tangerang Selatan,dan alhamdulillah kita tuh selalu dapat dukungan penuh ya dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan,alhamdulillah juga dari pemerintah dari beberapa dewan juga ikutan mendukung, Walikota juga ya semuanya Alhamdulillah pemerintah mendukung yayasan Peduli Insan Bangsa,”

Cek kesehatan Gratis di Villa Melati Mas Tangsel

Kami Dari Yayasan Berharap bisa terus bergerak untuk membantu ,terutama program pemerintah dan untuk membantu masyarakat supaya kita lebih bermanfaat ya , tutup nya

Jhon ,Salah satu masyarakat sekitar yang memeriksakan kesehatan nya merasa sangat terbantu dengan adanya cek kesehatan gratis dan berharap agar kegiatan seperti ini sering diadakan

“Saya sebagai Masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini, kegiatan bgini tuh bagus agar kita bisa mawas diri sebelum sakit,kan mencegah lebih baik daripada mengobati.”

“Saya berharap kegiatan sprti ini tuh harus sering-sering dilakukan/diadakan kalau bisa per 3 bulan sekali”

Ketua Yayasan Peduli Insan Bangsa, dr. F. Refla Syarif, Sp.DVE, FINSDV, yang saat ini sedang menyelesaikan tugas akhir pendidikan Magister Hukum Kesehatan, juga menjabat sebagai Ketua Badan Kesira Gerindra Tangerang Selatan, menyampaikan komitmennya dalam menghadirkan program kesehatan yang bermanfaat dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Beliau merupakan dokter spesialis yang aktif berorganisasi, di antaranya:

• Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tangerang Selatan

• Pengurus Kelompok Studi Tumor dan Bedah Kulit Indonesia

• Pengurus Alumni FK Trisakti

• Pengurus Alumni Dokter Spesialis Dermatologi Venereologi dan Estetika FK Unand

• Dewan Satgas FK Trisakti

• Koordinator Humas Jam’iyyah SD Islam Al-Azhar

Selain kiprah organisasinya, dr. Refla, istri dari dr. Rinto Riantori, Sp.OG, juga dikenal sebagai sosok dokter yang peduli terhadap pasien, menekankan pentingnya patient safety, serta selalu hadir membantu pasien dalam berbagai kondisi. Saat ini beliau berpraktik di Ermedika Clinic milik dr. Refla dan adiknya dr. Sanfri Kefrina Syarif, serta di RS Premier Bintaro dan Eka Hospital BSD. Beliau juga merupakan formulator dari produk perawatan kulit FORHER Skincare dan seorang medical trainer dari PT Redo Marketing Indonesia.

Melalui kegiatan sosial ini, Yayasan Peduli Insan Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Sehat, dengan mengedepankan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Yayasan Kesehatan Peduli Insan Bangsa

Email: yayasanpeduliinsanbangsa@gmail.com

Telp/WA: +62 811-8880-7400

Instagram: @peduliinsanbangsa

 

 

Simpan Gambar:

Sabtu, 27 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

PT TSM Bantah Cemari Lingkungan, Ini 4 Poin Hasil Mediasi di Gowa
Jumat Bersih, Bupati Bantaeng Keliling dan Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Pemkab Padang Pariaman Relokasi Puskesmas Sintuk ke Lokasi Lebih Aman dari Banjir
Dinkes Padang Pariaman Klarifikasi Kematian Pasien, Disebabkan Komplikasi Atonia Uteri Pascapersalinan
Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas
Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB
Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:20 WITA

PT TSM Bantah Cemari Lingkungan, Ini 4 Poin Hasil Mediasi di Gowa

Sabtu, 18 April 2026 - 13:17 WITA

Jumat Bersih, Bupati Bantaeng Keliling dan Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 - 04:51 WITA

Pemkab Padang Pariaman Relokasi Puskesmas Sintuk ke Lokasi Lebih Aman dari Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 04:38 WITA

Dinkes Padang Pariaman Klarifikasi Kematian Pasien, Disebabkan Komplikasi Atonia Uteri Pascapersalinan

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Senin, 13 April 2026 - 20:22 WITA

Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WITA

Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB

Rabu, 1 April 2026 - 18:10 WITA

Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah

Berita Terbaru