Pemkab Padang Pariaman Relokasi Puskesmas Sintuk ke Lokasi Lebih Aman dari Banjir

Padang Pariaman, DNID Sumbar – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengambil langkah strategis dengan rencana merelokasi Puskesmas Sintuk ke lokasi SD Negeri 15 Sintoga yang berada di Korong Toboh Olo, Nagari Toboh Gadang, sekitar 2 kilometer dari lokasi semula. Kebijakan ini dilakukan guna menjamin keberlanjutan pelayanan Kesehatan Masyarakat yang selama ini kerap terganggu akibat Banjir.

Puskesmas Sintuk yang terletak di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang diketahui berada di dekat daerah aliran sungai. Kondisi tersebut menyebabkan fasilitas pelayanan kesehatan ini hampir setiap tahun terdampak banjir saat intensitas hujan tinggi, sehingga menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Padahal, keberadaan puskesmas memiliki peran vital sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 19 Tahun 2023, yakni menyelenggarakan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif hingga paliatif, dengan penekanan pada upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah menilai lokasi lama sudah tidak lagi layak untuk dipertahankan. Usulan relokasi pun telah diajukan dan mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Bahkan, relokasi Puskesmas Sintuk telah masuk dalam surat Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Nomor KK.02.04/Menkes/870/2025 terkait permohonan bantuan revitalisasi sarana fasilitas kesehatan pasca bencana hidrometeorologi di tiga provinsi terdampak.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa proses relokasi ini dilakukan secara efisien tanpa melibatkan pembelian lahan baru.

“Dalam proses relokasi ini tidak ada pembelian tanah atau jual beli lahan. Kita sedang dalam semangat Efisiensi Anggaran, sehingga rencana lokasi dipilih di SD Negeri 15 Sintoga sebagai alternatif yang dinilai lebih aman dari risiko banjir,” tegas JKA, saat di temui di ruang kerjanya kemarin.

Ia juga menekankan bahwa langkah ini murni untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan masyarakat tidak lagi terganggu oleh kondisi alam.

Dengan relokasi ini, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Sintuk Toboh Gadang dapat berjalan lebih maksimal, aman, dan berkelanjutan, tanpa dibayangi ancaman banjir yang selama ini menjadi kendala utama.

Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan tersebut, sekaligus meluruskan berbagai isu yang berkembang, termasuk anggapan adanya pembelian lahan dalam proses relokasi yang ditegaskan tidak benar.

Diketahui, lokasi relokasi tersebut merupakan bagian dari rencana regrouping antara SD Negeri 15 Sintuk Toboh Gadang di Toboh Olo dengan SD Negeri 02 Sintuk Toboh Gadang di Toboh Luar Parit.(kominfo)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 18 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Al Nahyan

Editor: Redaksi Sumbar

Sumber Berita: Dinas Kominfo Padang Pariaman

Penanggung Jawab: Sang Bijuangsa

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit
Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor
Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal
Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien
LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar
Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WITA

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28 WITA

Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:47 WITA

LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:02 WITA

Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah

Berita Terbaru