LAKSUS Pasang Mata: Anggaran Pemilihan RT/RW Makassar 2025 Diawasi Ketat,Siap Laporkan ke APH Jika Ada Penyimpangan

Makassar,DNID.co.id — Lembaga Anti Korupsi Sulsel (LAKSUS) menegaskan akan melakukan pemantauan ketat terhadap penggunaan anggaran pemilihan RT/RW Kota Makassar tahun 2025. Anggaran yang mencapai lebih dari Rp5 miliar itu dinilai rawan terjadi penyimpangan jika tidak diawasi secara serius.

Direktur LAKSUS, Muh Ansar, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk mengawasi seluruh proses, mulai dari pembiayaan teknis pelaksanaan hingga distribusi anggaran di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Kami mencermati bahwa anggaran Rp5 miliar lebih untuk pemilihan RT/RW sangat berpotensi diselewengkan jika tidak transparan. Karena itu, LAKSUS akan melakukan pemantauan penuh dan siap melaporkan ke aparat penegak hukum (APH) bila ditemukan penyimpangan,” tegas Ansar.

Ia menambahkan, potensi masalah dapat muncul pada beberapa titik, seperti pengadaan logistik pemilihan, pembiayaan panitia, hingga distribusi anggaran ke wilayah yang melaksanakan pemilihan serentak.

“Penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ada markup, pengadaan fiktif, atau alokasi yang tidak sesuai aturan,” ujarnya.

LAKSUS juga mendesak Pemerintah Kota Makassar, terutama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai penanggung jawab teknis, untuk membuka secara transparan rincian penggunaan anggaran kepada publik.

“Ini adalah pesta demokrasi level kelurahan, tetapi anggarannya tidak kecil. Karena itu keterbukaan mutlak,” tambah Ansar.

Pemilihan RT/RW Kota Makassar dijadwalkan berlangsung pada Rabu 3 Desember 2025 dengan peserta ratusan RT dan RW dari seluruh kecamatan. Pengawasan anggaran disebut akan menjadi faktor penting untuk memastikan proses berjalan bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 15 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Admin

Editor: Kingzhie

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WITA

Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel

Berita Terbaru