HMI Cabang Pinrang Geram : Desak Kapolres Dicopot karena Tak Profesional

Pinrang, DNID.co.id — Situasi penegakan hukum di Kabupaten Pinrang kembali menjadi sorotan tajam setelah Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) HMI Cabang Pinrang, Khaerul, menyatakan bahwa kinerja Polres Pinrang telah mencapai tingkat yang tidak dapat ditoleransi. Ia menegaskan bahwa HMI Cabang Pinrang secara tegas menuntut pencopotan Kapolres Pinrang karena dinilai gagal menjaga profesionalitas dan kecepatan penanganan kasus.

“Kami melihat Polres Pinrang bergerak terlalu lamban dan tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani laporan-laporan masyarakat. Ini bukan persoalan ringan. Ini persoalan tanggung jawab institusi yang sama sekali tidak dipenuhi,” ujar Khaerul.

Ia menyebutkan bahwa sejumlah laporan, termasuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan dugaan praktik mafia BBM, mandek tanpa alasan yang jelas.

“Ada perempuan yang menjadi korban kekerasan dan menunggu berbulan-bulan tanpa kepastian. Ada mafia BBM yang beroperasi hampir terang-terangan. Tapi aparat justru diam. Ini bukan kelalaian kecil, ini kegagalan,” tegasnya.

Menurut Khaerul, kondisi ini menunjukkan bahwa Polres Pinrang tidak berada di bawah kepemimpinan yang mampu menggerakkan institusi secara tegas dan profesional.

“Kalau sebuah institusi tidak bergerak, itu artinya pemimpinnya tidak mampu menggerakkan. Dan ketika Kapolres tidak bisa memastikan hukum berjalan, maka ia tidak layak duduk di jabatan itu.”ujarnya.

Lebih jauh, Khaerul menyatakan bahwa HMI Cabang Pinrang secara terbuka mendesak pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan untuk segera mencopot Kapolres Pinrang. Ia menilai pencopotan diperlukan bukan hanya sebagai sanksi moral, tetapi juga sebagai langkah penyelamatan institusi agar kembali dipercaya masyarakat.

“Polres adalah garda terdepan penegakan hukum. Kalau garda terdepan ini lumpuh, masyarakat kehilangan arah. Kami meminta, bukan sekadar menyarankan, Kapolres Pinrang untuk dicopot demi memulihkan kepercayaan publik yang sudah jatuh,” katanya.

Khaerul menegaskan bahwa HMI Cabang Pinrang tidak akan tinggal diam jika penegakan hukum terus dibiarkan berjalan lamban.

“Kami tidak ingin institusi negara dipimpin oleh orang yang tidak mampu menjalankan tanggung jawabnya. Jika dalam waktu dekat tidak ada perubahan, maka kami siap mengambil langkah-langkah organisasi sesuai mekanisme yang ada.”pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 20 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Admin

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: HMI Cabang Pinrang

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru