Beragam Tanggapan Mahasiswa Babel soal PLTN: Antara Peluang Energi dan Tantangan Lingkungan

Pangkalpinang,DNID.Co.Id – Diskursus mengenai rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus bergulir. Melalui forum bertajuk *“Memahami Rencana PLTN di Bangka Belitung: Diskusi Data dan Fakta”* yang digelar Sabtu, 7 Februari 2026, suara generasi muda turut mewarnai pembahasan isu strategis tersebut.

Forum yang menghadirkan akademisi dan praktisi sektor energi itu dinilai menjadi ruang awal untuk membuka cakrawala publik, khususnya mahasiswa, terhadap wacana pembangunan energi nuklir di daerah. Meski bersifat pengantar, diskusi tersebut memantik kesadaran bahwa proyek PLTN bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut aspek sosial, lingkungan, ekonomi, hingga penerimaan masyarakat.

Ratu Amelia dari BEM Politeknik Manufaktur Negeri (POLMAN) Babel menilai kegiatan tersebut memberinya perspektif baru. Ia mengaku mendapatkan gambaran lebih utuh mengenai potensi sekaligus risiko dari pengembangan PLTN.

“Kesan saya setelah mengikuti diskusi publik ini tentu mendapatkan pembelajaran baru tentang baik dan buruknya perkembangan PLTN nanti di Babel. Diskusi ini cukup mengesankan karena bisa bertemu orang-orang pintar dan anak muda yang sudah menjadi manajer di perusahaan tersebut,” ujarnya.

Menurut Ratu, wacana pembangunan PLTN tidak bisa dilihat secara hitam-putih. Dalam setiap kebijakan besar, pro dan kontra merupakan keniscayaan yang harus dihargai. Karena itu, ia menekankan pentingnya pelibatan masyarakat secara luas sebelum keputusan strategis diambil.

“Kalau pandangan dari saya, tentu ada pro dan kontra. Itu kembali lagi pada keputusan bersama masyarakat Bangka Belitung untuk menerima atau tidak pembangunan PLTN ini,” katanya.

Ia juga menyoroti keterbatasan waktu diskusi yang membuat sebagian peserta belum sepenuhnya puas menyampaikan argumentasi. Ratu berharap forum serupa dapat digelar kembali dengan format yang lebih terbuka, termasuk menghadirkan sesi debat agar sudut pandang yang berbeda dapat dipertemukan secara setara.

“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat diperlukan lagi. Kemarin masih ada yang menentang atau merasa kurang puas karena waktu yang cukup singkat. Sebelum masyarakat menerima pembangunan PLTN, tentu harus dipastikan benar-benar apa saja dampak baik dan buruknya agar tidak menimbulkan isu-isu yang beredar. Mungkin ke depan bisa dibuka sesi debat supaya jelas alasan menerima dan menolak,” tambahnya.

Pandangan serupa disampaikan Arvian dari BEM STIE IBEK Pangkalpinang. Ia menilai diskusi berlangsung baik dan informatif, serta membantu mahasiswa memahami isu PLTN secara lebih komprehensif.

“Kesan saya setelah mengikuti diskusi ini sangat baik dan informatif,” ujarnya.

Arvian mengakui, rencana PLTN memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan energi daerah dan pembangunan jangka panjang. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan kajian yang matang dan transparansi informasi kepada publik.

“Saya menjadi lebih paham dan kritis terhadap rencana PLTN di Bangka Belitung. Ada potensi dan manfaat, tetapi tetap perlu kajian yang matang dan transparan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam forum-forum strategis merupakan bagian dari tanggung jawab moral generasi muda dalam mengawal kebijakan publik. Informasi yang objektif dan berbasis data dinilai penting agar masyarakat tidak terjebak pada opini yang belum tentu terverifikasi.

Diskusi publik mengenai rencana PLTN di Bangka Belitung memang menjadi perhatian banyak kalangan. Selain menyangkut kebutuhan energi masa depan, proyek tersebut juga berkaitan erat dengan isu lingkungan, keselamatan, kesiapan sumber daya manusia, hingga dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat lokal.

Tanggapan mahasiswa dalam forum ini mencerminkan satu benang merah: pembangunan PLTN, jika benar-benar akan direalisasikan, harus melalui proses partisipatif, transparan, serta berbasis kajian ilmiah yang komprehensif. Bagi generasi muda Babel, masa depan energi daerah bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang kepercayaan publik dan keberlanjutan pembangunan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 11 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ALE

Editor: DNID BABEL

Sumber Berita: KBO BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Semarak HKG PKK ke-54, Ketua TP PKK Bantaeng Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal melalui Lomba B2SA
Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan
Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Afo Lim Bawa Teknologi Aerogel ke Indonesia, FOSS Group Siapkan Generasi Baru Proteksi Kebakaran
FOSS Group Luncurkan EV Truck 10 Ton, Kendaraan Listrik Heavy Duty untuk Berbagai Sektor
Oknum Honorer Pendidikan S1 di Bone Tertangkap Bawa Sabu di Jalan Merdeka, Dua Rekannya Ikut Diciduk
Rp140 Juta Dibayar ke Pemilik Alat, Bukan Kontraktor, Pengerukan Rp800 Juta Banjir Bone Kini Dipertanyakan Secara Hukum
Surat Kuasa 14 Juli 2026 Seret Lurah Mampotu ke Sengketa Sertifikat Nomor 222, Netralitas Dipertanyakan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:03 WITA

Semarak HKG PKK ke-54, Ketua TP PKK Bantaeng Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal melalui Lomba B2SA

Minggu, 20 September 2026 - 11:56 WITA

Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan

Minggu, 20 September 2026 - 04:27 WITA

Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WITA

Afo Lim Bawa Teknologi Aerogel ke Indonesia, FOSS Group Siapkan Generasi Baru Proteksi Kebakaran

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WITA

Oknum Honorer Pendidikan S1 di Bone Tertangkap Bawa Sabu di Jalan Merdeka, Dua Rekannya Ikut Diciduk

Sabtu, 19 September 2026 - 15:51 WITA

Rp140 Juta Dibayar ke Pemilik Alat, Bukan Kontraktor, Pengerukan Rp800 Juta Banjir Bone Kini Dipertanyakan Secara Hukum

Sabtu, 19 September 2026 - 12:46 WITA

Surat Kuasa 14 Juli 2026 Seret Lurah Mampotu ke Sengketa Sertifikat Nomor 222, Netralitas Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:43 WITA

Bupati Gowa Tegaskan Peran Satpol PP Jaga Wilayah dan Pengamanan Aset Daerah

Berita Terbaru