Kawasan Caringin Bandung Darurat Pil Koplo, Penjual Akui Gak Perlu Resep Dokter

BANDUNG,DNID.co.id – Peredaran obat keras terbatas alias pil koplo di Jawa Barat semakin mengkhawatirkan.

Baru-baru ini, terungkap sebuah fakta mengejutkan mengenai penggunaan obat-obatan terlarang tanpa resep dokter tersebut dikelola secara profesional dan terstruktur di kawasan Jalan Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Fenomena ini membuat warga sekitar khawatir, apalagi dugaan adanya pembiaran dari pihak penegak hukum membuat peredaran obat keras tersebut semakin merajalela.

Dari mulut seorang penjaga toko bahwa pemilik usaha tersebut bernama Edi (nama samaran).

“Kami cuma menjaga toko aja, pemiliknya pak Edi. Untuk beli obatnya juga gak perlu resep, banyak kok yang datang dari berbagai kalangan,” ujar seorang penjaga toko yang enggan menyebutkan identitasnya, saat dikonfirmasi awak media Rabu (11/2/2026).

Pantauan dilokasi, aktivitas penjualan dilakukan secara terbuka, pelanggan datang silih berganti menggunakan kendaraan roda dua, melakukan transaksi dalam waktu singkat, lalu meninggalkan lokasi.

Selain itu, di dalam toko itu juga terdapat tiga orang penjaga dan obat tersebut tak kantongi nomor izin edar (NIE).

Bahkan, aktivitas ini menimbulkan dugaan kuat bahwa tempat tersebut memang dijadikan titik distribusi obat keras ilegal yang menyasar kalangan muda dan pekerja di sekitar wilayah tersebut.

Temuan ini diharapkan dapat menjadi perhatian Polrestabes Bandung untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan.

Kendati demikian, langkah cepat dan tegas diperlukan agar praktik serupa tidak semakin meluas di kawasan Kota Bandung.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 20 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo
Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta
Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu
Aktivis Berkedok Wartawan Diamankan Polisi, ini Kasusnya
Keributan Pecah di Borong Jambu, Pemuda Bawa Busur Diamankan Polisi
Dana BKK Rp800 Juta Pengerukan Sungai Bone Disorot, LMR-RI Siap Lapor Inspektorat hingga APH
Penganiayaan Berujung Kematian, Polisi Ringkus Geng Motor di Biringkanaya
Berita ini 247 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Resmob Polres Sinjai Ringkus Pelaku Pencurian Emas Rp80 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Korban Desak Kapolda Sulsel Tahan Kades di Bulukumba, Sudah Tersangka 3 Tahun lalu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:25 WITA

Aktivis Berkedok Wartawan Diamankan Polisi, ini Kasusnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:37 WITA

Keributan Pecah di Borong Jambu, Pemuda Bawa Busur Diamankan Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:47 WITA

Dana BKK Rp800 Juta Pengerukan Sungai Bone Disorot, LMR-RI Siap Lapor Inspektorat hingga APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Penganiayaan Berujung Kematian, Polisi Ringkus Geng Motor di Biringkanaya

Berita Terbaru