Poso, DNID.co.id – Kapolres Poso, AKBP Alowisius Londar, menegaskan pentingnya disiplin, etika, dan profesionalisme bagi seluruh personel di lingkungan Polres Poso. Penegasan tersebut disampaikan melalui arahan pada apel pagi serta pesan yang dibagikan melalui grup WhatsApp internal kepada seluruh anggota, baik di tingkat Polres maupun Polsek jajaran.
Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik institusi Polri.
“Jangan jadi oknum, jadilah Bhayangkara sejati: berdisiplin, beretika, dan berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan bisnis,” tegasnya.
Kapolres juga menekankan sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota. Salah satunya adalah larangan bertugas dengan sikap arogan atau bergaya preman. Menurutnya, setiap personel wajib menunjukkan sikap profesional dan santun saat menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Selain itu, Kapolres menegaskan bahwa penggunaan tato bagi anggota Polri tidak diperbolehkan, kecuali karena alasan adat atau agama. Ketentuan tersebut dimaksudkan untuk menjaga profesionalitas dan citra institusi.
Dalam hal penanganan konflik atau sengketa, Kapolres juga mengingatkan pentingnya netralitas aparat kepolisian. Ia menegaskan bahwa polisi tidak boleh berpihak pada kepentingan bisnis atau kelompok tertentu, melainkan harus berdiri di tengah sebagai pelindung masyarakat.
Kapolres juga memastikan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan oleh personel akan diproses secara tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Ini adalah salah satu bentuk kerisauan saya terhadap perilaku oknum yang dapat merusak citra Polri. Himbauan ini saya sampaikan untuk mengingatkan seluruh anggota agar tetap berdisiplin, beretika, dan selalu berpihak pada rakyat,” ujarnya.
Melalui penekanan tersebut, Kapolres Poso berharap seluruh personel dapat menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Dengan demikian, Polri diharapkan semakin profesional, bersih, dan semakin dekat dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan publik.
























