Puting Beliung Ngamuk, 20 Rumah Hancur Hingga Warga Terpaksa Mengungsi
Kondisi rumah warga yang hancur rata dengan tanah usai diterjang angin puting beliung di Desa Mico, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Rabu (18/3/2026). Material bangunan berserakan, menyisakan puing-puing di lokasi kejadian.
Dua hari beruntun diterjang angin kencang, puluhan rumah di Bone rusak sebagian rata dengan tanah, warga kini butuh bantuan darurat
Bone, DNID.co.id — Angin puting beliung menerjang Desa Mico, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Sekitar 20 rumah warga terdampak, dengan sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.
Peristiwa terjadi cepat. Dalam hitungan menit, angin berputar kencang merusak atap rumah, merobohkan dinding, dan menerbangkan material bangunan milik warga.
“Kurang lebih 20 rumah terdampak, bahkan sebagian mengalami kerusakan berat. Ada yang atapnya terbang, bahkan ada yang rata dengan tanah,” kata salah seorang warga, Kare.
Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena tempat tinggal mereka tidak lagi layak huni.
Hingga malam hari, sebagian lainnya bertahan dengan kondisi darurat di sekitar lokasi kejadian.
“Semoga ada bantuan yang segera datang, baik dari pemerintah maupun para dermawan, karena sebagian warga sudah tidak memiliki tempat tinggal,” ujar warga lainnya.
Bencana ini terjadi setelah angin kencang juga menerjang Kelurahan Mattiro Walie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 13.14 WITA.
Dalam kejadian sebelumnya, puluhan rumah panggung rusak akibat atap beterbangan diterpa angin. Bahkan satu rumah warga tertimpa dua pohon tumbang.
Hingga kini, warga terdampak di dua lokasi tersebut masih membutuhkan bantuan darurat, terutama untuk perbaikan rumah dan kebutuhan logistik harian.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Puting Beliung Ngamuk, 20 Rumah Hancur Hingga Warga Terpaksa Mengungsi
KAMIS, 19 MARET 2026
Dua hari beruntun diterjang angin kencang, puluhan rumah di Bone rusak sebagian rata dengan tanah, warga kini butuh bantuan darurat
Bone, DNID.co.id — Angin puting beliung menerjang Desa Mico, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Sekitar 20 rumah warga terdampak, dengan sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.
Peristiwa terjadi cepat. Dalam hitungan menit, angin berputar kencang merusak atap rumah, merobohkan dinding, dan menerbangkan material bangunan milik warga.
“Kurang lebih 20 rumah terdampak, bahkan sebagian mengalami kerusakan berat. Ada yang atapnya terbang, bahkan ada yang rata dengan tanah,” kata salah seorang warga, Kare.
Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena tempat tinggal mereka tidak lagi layak huni.
Hingga malam hari, sebagian lainnya bertahan dengan kondisi darurat di sekitar lokasi kejadian.
“Semoga ada bantuan yang segera datang, baik dari pemerintah maupun para dermawan, karena sebagian warga sudah tidak memiliki tempat tinggal,” ujar warga lainnya.
Bencana ini terjadi setelah angin kencang juga menerjang Kelurahan Mattiro Walie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 13.14 WITA.
Dalam kejadian sebelumnya, puluhan rumah panggung rusak akibat atap beterbangan diterpa angin. Bahkan satu rumah warga tertimpa dua pohon tumbang.
Hingga kini, warga terdampak di dua lokasi tersebut masih membutuhkan bantuan darurat, terutama untuk perbaikan rumah dan kebutuhan logistik harian.