Halal Bi Halal WAG Alumni Unhas Paling Heboh, Isu BEM Topik Mengemuka

Makassar,DNID.co.id — Ratusan anggota Grup WhatsApp Alumni Unhas bersilaturahmi dalam halal bi halal di Red Corners, Jl Yusuf Dg Ngawing, Kota Makassar, Senin (30/3/2016) malam.

Mereka berasal dari berbagai angkatan,fakultas serta latar belakang yang berbeda. Ada pengusaha, akademisi, aktivis, pegawai, birokrat, budayawan, politisi hingga jurnalis.

Acara diawali dengan makan malam bersama, dilanjutkan dengan saling bersalaman sebagai bentuk silaturahmi pasca-Idulfitri. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat Muhammad Ramli Rahim menyampaikan pengantar sekaligus menjadi penggagas kegiatan tersebut.

Dalam pengantarnya, alumni Unhas yang disapa MRR ini menekankan pentingnya menjaga kebersamaan alumni serta menjadikan momentum halal bihalal sebagai ruang mempererat hubungan yang selama ini terjalin di dunia maya.

Kegiatan kemudian dipandu oleh Arsan Fitri dan Kamaruddin Dg Nuntung yang secara bergantian mempersilakan para alumni untuk menyampaikan pandangan terkait dinamika yang selama ini terjadi di grup WhatsApp.

Diskusi berlangsung santai, namun tetap kritis dan terbuka.Mereka membahas soal perkembangan terkini di Universitas Hasanuddin, juga membahas persiapan Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas.

Isu yang paling menyita perhatian adalah wacana menghidupkan kembali Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas. Topik ini mengemuka kuat, terutama dari kalangan aktivis kampus era 1980-an.

Para Alumni Unhas ini mempertanyakan, mengapa belum terbentuk kepengurusan BEM Universitas Hasanuddin.

Padahal kampus besar lain BEM adalah patron isu sosial dan politik di Indonesia.

Tokoh alumni seperti Moelawarman, Moch Hasymi Ibrahim, Rustam Rewa, Ziaul Haq Cawi, Azwar dan lainnya secara tegas menyuarakan pentingnya keberadaan BEM di lingkungan kampus.

“Kita sepakat bahwa BEM Unhas itu harus ada, apapun bentuk atau namanya. Itu bagian dari tanggung jawab moral kita sebagai alumni. Lihat UI dan UGM, mereka punya BEM yang mampu menyuarakan kepentingan rakyat,” ujar Moelawarman.

Dalam diskusi tersebut juga disinggung bahwa peran mahasiswa melalui BEM sangat strategis, bahkan dapat memengaruhi arah kebijakan kampus, termasuk dalam proses pemilihan rektor. Hal ini menegaskan pentingnya keberadaan wadah representasi mahasiswa yang kuat dan independen.

Sementara Bachrianto Bachtiar memandang bahwa ada upaya sistematis orang-orang internal Unhas yang tidak menginginkan BEM Universitas ini hadir.

Selanjutnya, Muhammad Ramli Rahim yang juga merupakan Ketua Panitia Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas 2026, mengajak seluruh alumni untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan agenda besar tersebut yang direncanakan berlangsung pada Mei mendatang.

“Alhamdulillah persiapan sudah berjalan. Steering committee sudah terbentuk, meskipun belum sempat rapat. Harapannya, kita segera bisa merevisi dan mendalami kembali anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” jelasnya.

Kegiatan halal bihalal ini ditutup dengan sesi foto dan video bersama yang penuh semangat. Para alumni kompak meneriakkan yel-yel kebersamaan, “Siapa kita? Alumni Unhas! Apa mauta? Sukseskan Mubes IKA Unhas!” sekaligus menyerukan ajakan untuk mendorong lahirnya kembali BEM Universitas di Unhas

Diantara alumni yang hadir ada Salahuddin Alam, Mappabali, Iqbal Suaib, Maqbul dan Ibrahim Halim, Prof Yuyu Djafar, Poppy Rusdi, Ahmad Sawal, Kahar Gani, Bang Cikong, Nawa Casanova, Rusdi Mardan, Nani Harlinda, Nasrun Hamzah, Hatta Tajang, Rohandy, Hasbi dan Ridha Didot  Andi Dedy, Yasidin, Ode Sukiman, Rusmin Cumming, Syafri, Arham, Yasnidar, Ale, Mus, Ammank, Mursalim, Arniyati dan masih banyak lagi yang lainnya

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 31 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA