Bupati Bone Andi Asman Kunjungi Stand UMKM, Soroti Potensi Lokal hingga Cicipi Kuliner Favorit
Andi Asman Sulaiman saat mengunjungi stand UMKM pada Pameran Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 di Lapangan Merdeka Watampone, Jumat (3/4/2026), berdialog dengan pelaku usaha sekaligus mencicipi produk kuliner lokal yang dipamerkan.
Pameran Pembangunan dan UMKM di HJB ke-696 jadi momentum dorong ekonomi rakyat dan transparansi program pemerintah
Bone, DNID.co.id — Andi Asman Sulaiman mengunjungi stand Pameran Pembangunan dan UMKM dalam rangka Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 di Kompleks Lapangan Merdeka Watampone, Jumat (3/4/2026) Malam.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung produk unggulan daerah, hasil pembangunan, serta kreativitas pelaku UMKM yang ikut memeriahkan HJB.
“Pameran UMKM bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat,” tegas Bupati Bone di sela kunjungan.
Dia menilai keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah tingkat kecamatan hingga kelurahan, menunjukkan adanya sinergi kuat dalam membangun daerah.
Dalam kunjungan itu, Bupati juga menyempatkan diri singgah di stand Kelurahan Lonrae. Di lokasi tersebut, ia menemukan kuliner favoritnya, bolu cukke.
“Ini kue tradisional khas Bugis yang paling saya sukai, cocok jadi cemilan pagi ditemani kopi atau teh,” ujarnya.
Pameran tersebut melibatkan seluruh pemerintah kecamatan dan kelurahan dengan menampilkan beragam produk unggulan UMKM, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk inovatif berbasis kearifan lokal.
Selain mendorong promosi produk lokal, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat daya saing produk daerah.
Untuk memperluas dampak pameran, Bupati Bone juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar ikut ambil bagian.
“Setiap OPD harus menampilkan program unggulan, inovasi pelayanan, serta capaian pembangunan yang telah dilakukan,” tegasnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat melihat langsung kinerja pemerintah.
“Dengan begitu, transparansi dan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat bisa semakin terbangun,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pameran ini digelar dengan prinsip manfaat maksimal dan biaya efisien, serta melibatkan pelaku UMKM lokal.
“Ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat untuk menggerakkan ekonomi dari tingkat desa hingga kabupaten,” tutupnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Bupati Bone Andi Asman Kunjungi Stand UMKM, Soroti Potensi Lokal hingga Cicipi Kuliner Favorit
SABTU, 4 APRIL 2026
Pameran Pembangunan dan UMKM di HJB ke-696 jadi momentum dorong ekonomi rakyat dan transparansi program pemerintah
Bone, DNID.co.id — Andi Asman Sulaiman mengunjungi stand Pameran Pembangunan dan UMKM dalam rangka Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 di Kompleks Lapangan Merdeka Watampone, Jumat (3/4/2026) Malam.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung produk unggulan daerah, hasil pembangunan, serta kreativitas pelaku UMKM yang ikut memeriahkan HJB.
“Pameran UMKM bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat,” tegas Bupati Bone di sela kunjungan.
Dia menilai keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah tingkat kecamatan hingga kelurahan, menunjukkan adanya sinergi kuat dalam membangun daerah.
Dalam kunjungan itu, Bupati juga menyempatkan diri singgah di stand Kelurahan Lonrae. Di lokasi tersebut, ia menemukan kuliner favoritnya, bolu cukke.
“Ini kue tradisional khas Bugis yang paling saya sukai, cocok jadi cemilan pagi ditemani kopi atau teh,” ujarnya.
Pameran tersebut melibatkan seluruh pemerintah kecamatan dan kelurahan dengan menampilkan beragam produk unggulan UMKM, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk inovatif berbasis kearifan lokal.
Selain mendorong promosi produk lokal, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat daya saing produk daerah.
Untuk memperluas dampak pameran, Bupati Bone juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar ikut ambil bagian.
“Setiap OPD harus menampilkan program unggulan, inovasi pelayanan, serta capaian pembangunan yang telah dilakukan,” tegasnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat melihat langsung kinerja pemerintah.
“Dengan begitu, transparansi dan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat bisa semakin terbangun,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pameran ini digelar dengan prinsip manfaat maksimal dan biaya efisien, serta melibatkan pelaku UMKM lokal.
“Ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat untuk menggerakkan ekonomi dari tingkat desa hingga kabupaten,” tutupnya.