Uji Coba Program Pertanian Modern Sudah Diterapkan di Maros

Maros,DNID.co.id – Kabupaten Maros menjadi salah satu dari beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjadi lokasi uji coba penerapan program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS).

Pencanangan  program PM-AAS di Kabupaten Maros secara resmi dimulai pada Minggu 26 April 2026. Di Kabupaten Maros implementasi program ini dilakukan di Kebun IP2MP BRMP Serealia Maros dengan luas lahan mencapai 100 Ha.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, yang hadir saat Kementerian Pertanian melalui Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia (BRMP) memulai program tersebut menyambut baik inovasi ini.

Muetazim mengatakan bahwa Pemerintah Kabulaten (Pemkab) sangat terbantu dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di wilayahnya.

“Kabupaten Maros memiliki potensi tanaman pangan yang besar. Kedepannya, langkah ini perlu didorong secara masif untuk memastikan swasembada pangan tetap berkelanjutan di daerah kita,” ungkapnya dalam sambutan.

Sementara itu,Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Maros, Jamaluddin memaparkan bahwa PM-AAS merupakan pendekatan budidaya padi masa depan yang mengedepankan mekanisasi presisi.

Dimana fokus utamanya terletak pada efisiensi tinggi melalui sistem tanam benih langsung (direct seeding), jarak tanam rapat, dan penggunaan varietas unggul.

“Melalui sistem ini, kami menargetkan peningkatan produktivitas hingga 10 ton per hektar. Pilot project di Sukamandi sebelumnya telah menunjukkan potensi hasil di atas 8,5 ton/ha, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya berkisar 5,2 ton/ha,” ujar Jamaluddin.

Selain mengejar kuantitas hasil panen, PM-AAS dirancang khusus sebagai tameng terhadap ancaman kekeringan ekstrem. Sistem ini mengintegrasikan metode Alternate Wetting and Drying (AWD) atau pengairan berselang yang mampu menghemat air irigasi secara signifikan.

Dukungan teknologi seperti alat pengukur ketinggian air dan pompanisasi memungkinkan petani tetap melakukan percepatan tanam meskipun dalam kondisi air terbatas. Varietas yang dipilih pun merupakan benih unggul yang memiliki toleransi tinggi terhadap lahan kering.

Dibandingkan metode konvensional, PM-AAS menawarkan efisiensi waktu dan tenaga kerja melalui penggunaan rice transplanter dan drone untuk penaburan benih.

Hal ini tidak hanya mempercepat masa tanam, tetapi juga meningkatkan kualitas gabah karena pertumbuhan tanaman yang lebih seragam dan lebih produktif.

Selain Maros,lokasi uji coba program ini juga dilaksanakan di Kabupaten lainnya,seperti Sidrap, Soppeng dan Bone.

​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 3 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 November 2026 - 10:00 WITA

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polda Sulsel Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA