Pemkab Bantaeng Minta Maaf Tak Bisa Fasilitasi Bus JCH Tahun Ini, Anggaran Dipangkas Pusat

Bantaeng, DNID, co.id, – Kebijakan efisiensi anggaran secara nasional mulai berdampak pada sektor pelayanan publik di tingkat daerah. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng terpaksa meniadakan fasilitas bus gratis untuk pengantaran dan penjemputan Jemaah Calon Haji (JCH) dari Bantaeng menuju Asrama Haji Embarkasi Makassar.

Mewakili Pemerintah Daerah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Nurdin, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh jemaah dan keluarga atas kondisi tersebut.

Nurdin menjelaskan kondisi ini merupakan konsekuensi dari pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat yang berdampak signifikan pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bantaeng.

“Saat ini kita diperhadapkan dengan pemangkasan anggaran. Bagi kami sebenarnya tidak ada kegiatan yang boleh dipangkas karena semua menyangkut pelayanan dasar dan kemaslahatan umat,” kata Nurdin kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Nurdin memaparkan pemerintah daerah harus mengambil keputusan sulit melalui pertimbangan yang matang. Pihaknya harus memilih prioritas di antara berbagai program keagamaan yang sudah berjalan.

“Setelah meninjau berbagai pilihan, antara insentif guru mengaji, imam masjid, pembina TPA, beasiswa hafiz, kegiatan MTQ, atau fasilitas transportasi haji, harus ada salah satu yang tidak terakomodir,” jelasnya.

Pemkab Bantaeng akhirnya memutuskan untuk tetap memprioritaskan insentif para guru mengaji dan imam masjid demi menjaga keberlangsungan pembinaan keagamaan di desa-desa, meskipun harus mengorbankan fasilitas transportasi jemaah haji untuk musim ini.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap masyarakat, khususnya para jemaah, dapat memaklumi kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi besar-besaran.

“Semoga tahun depan kondisi keuangan kembali normal sehingga pemerintah daerah bisa kembali memfasilitasi keberangkatan dan penjemputan Jemaah Calon Haji seperti tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 9 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru