Situasi Memanas di Kantor Bupati Bantaeng, Pengunjukrasa dan Kelompok Warga Nyaris Baku Hantam

Bantaeng, DNID.co.id – Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa HPMB Raya di depan Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (29/5/2026), nyaris bentrok setelah ketegangan antara massa aksi dan sejumlah warga tak terbendung.

Situasi mulai memanas ketika sejumlah masyarakat mendatangi lokasi aksi dan meminta demonstrasi tersebut dibubarkan. Adu mulut pun pecah di tengah jalannya orasi.

Dari pantauan di lokasi, ketegangan kemudian berubah menjadi aksi saling dorong antara massa HPMB Raya dan kelompok masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Bahkan, beberapa warga terlihat berupaya merangsek masuk ke barisan pendemo sehingga suasana sempat ricuh dan nyaris tak terkendali.

Beruntung aparat kepolisian yang berjaga di lokasi sigap melerai kedua kelompok massa sehingga bentrokan fisik lebih besar berhasil dicegah.

Aksi unjuk rasa itu sendiri berlangsung kurang lebih dua jam di depan Kantor Bupati Bantaeng.

Sepanjang aksi berlangsung, massa HPMB Raya terus menyampaikan orasi secara bergantian. Namun di saat bersamaan, teriakan dan makian dari kelompok masyarakat terdengar meminta agar aksi tersebut segera dihentikan.

Situasi yang terus memanas membuat aparat keamanan harus beberapa kali membentuk barikade untuk mencegah kedua kelompok saling mendekat.

Meski tidak sampai terjadi bentrok besar, suasana di lokasi sempat mencekam karena kedua kubu terlihat sama-sama terpancing emosi.

Ketegangan baru mereda setelah massa aksi membubarkan diri secara bertahap meninggalkan lokasi demonstrasi.

Namun persoalan tidak berhenti di situ. Usai aksi, massa HPMB Raya terlihat bergerak menuju kantor kepolisian untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok massa yang mencoba membubarkan aksi mereka.

Insiden tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap keamanan ruang demokrasi dan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Publik kini menunggu langkah aparat kepolisian terkait dugaan kekerasan yang disebut terjadi dalam aksi tersebut, termasuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif agar konflik antar kelompok masyarakat tidak semakin meluas.

​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 29 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WITA

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 19:23 WITA

Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru