Jalan Rusak Parah di Pa’bumbungang Bantaeng,Ganggu Aktivitas Warga Picu Kecelakaan
Bantaeng, DNID.co.id – Kondisi ruas jalan di sejumlah titik wilayah Desa Pa’bumbungang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan kian memprihatinkan.
Jalan penghubung antar kampung dan antar desa tersebut mengalami kerusakan parah sehingga mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pengendara yang melintas.
Berdasarkan hasil pantauan, kerusakan terlihat hampir di sepanjang jalur Kampung Libboa, Sarrea hingga Bontojonga. Titik terparah berada di jalur Sarrea–Bontojonga yang merupakan akses penghubung antara Desa Pa’bumbungang, Kecamatan Eremerasa dengan Desa Kayuloe, Kecamatan Bantaeng.
Kondisi badan jalan yang berlubang, berlumpur dan tidak lagi menyerupai jalan layak dilalui membuat masyarakat kesulitan saat berkendara, baik roda dua maupun roda empat. Bahkan, warga mengaku sering terjadi kecelakaan akibat rusaknya akses jalan tersebut.
“Sering ada yang jatuh, terutama pengendara motor karena kondisi jalannya rusak parah. Kami berharap pemerintah kabupaten segera memberi perhatian dan melakukan perbaikan,” kata sejumlah warga kepada wartawan di Bantaeng, Sabtu (30/5/2026).
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, tidak lagi menunda penanganan jalan tersebut karena akses itu menjadi jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Desa Pa’bumbungang, Ardi Sri Nandar, mengatakan pihak pemerintah desa telah berulang kali mengawal usulan perbaikan jalan melalui berbagai tahapan Musrenbang, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
Menurutnya, usulan tersebut bahkan telah masuk dalam kategori prioritas pembangunan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan realisasi dari pemerintah daerah.
“Kami dari pemerintah desa sudah maksimal mengawal usulan masyarakat mulai dari Musrenbang desa, kecamatan sampai kabupaten. Bahkan sudah menjadi usulan prioritas, namun sampai hari ini belum ada kejelasan tindak lanjutnya,” kata Ardi.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bantaeng segera merealisasikan pembangunan dan perbaikan jalan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Jalan Rusak Parah di Pa’bumbungang Bantaeng,Ganggu Aktivitas Warga Picu Kecelakaan
SABTU, 30 MEI 2026
Bantaeng, DNID.co.id - Kondisi ruas jalan di sejumlah titik wilayah Desa Pa’bumbungang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan kian memprihatinkan.
Jalan penghubung antar kampung dan antar desa tersebut mengalami kerusakan parah sehingga mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pengendara yang melintas.
Berdasarkan hasil pantauan, kerusakan terlihat hampir di sepanjang jalur Kampung Libboa, Sarrea hingga Bontojonga. Titik terparah berada di jalur Sarrea–Bontojonga yang merupakan akses penghubung antara Desa Pa’bumbungang, Kecamatan Eremerasa dengan Desa Kayuloe, Kecamatan Bantaeng.
Kondisi badan jalan yang berlubang, berlumpur dan tidak lagi menyerupai jalan layak dilalui membuat masyarakat kesulitan saat berkendara, baik roda dua maupun roda empat. Bahkan, warga mengaku sering terjadi kecelakaan akibat rusaknya akses jalan tersebut.
"Sering ada yang jatuh, terutama pengendara motor karena kondisi jalannya rusak parah. Kami berharap pemerintah kabupaten segera memberi perhatian dan melakukan perbaikan," kata sejumlah warga kepada wartawan di Bantaeng, Sabtu (30/5/2026).
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, tidak lagi menunda penanganan jalan tersebut karena akses itu menjadi jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Desa Pa’bumbungang, Ardi Sri Nandar, mengatakan pihak pemerintah desa telah berulang kali mengawal usulan perbaikan jalan melalui berbagai tahapan Musrenbang, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
Menurutnya, usulan tersebut bahkan telah masuk dalam kategori prioritas pembangunan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan realisasi dari pemerintah daerah.
"Kami dari pemerintah desa sudah maksimal mengawal usulan masyarakat mulai dari Musrenbang desa, kecamatan sampai kabupaten. Bahkan sudah menjadi usulan prioritas, namun sampai hari ini belum ada kejelasan tindak lanjutnya," kata Ardi.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bantaeng segera merealisasikan pembangunan dan perbaikan jalan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.