Motor Ditemukan Pemiliknya Hilang Tanpa Jejak Misterius,Tim SAR Fokus Menyisir Area Sungai
BANGKA BARAT, DNID.CO.ID –Seorang warga Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, dilaporkan hilang secara misterius setelah pergi ke kebunnya dan tak kunjung pulang hingga keesokan hari. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang langsung mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan pencarian intensif terhadap korban yang diketahui bernama Kamaludin (60), Kamis (4/6/2026).
Kamaludin terakhir diketahui berada di kawasan kebunnya pada Rabu (3/6/2026) sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat terlihat oleh seorang warga bernama Jelali sekitar pukul 17.30 WIB. Namun setelah itu, keberadaan korban tidak lagi diketahui.
Kekhawatiran keluarga muncul ketika Kamaludin tidak kembali ke rumah hingga malam hari. Upaya pencarian awal pun dilakukan secara mandiri oleh keluarga bersama warga sekitar dengan menyisir area kebun dan lokasi yang biasa dilalui korban.
Hasil pencarian tersebut justru memunculkan tanda tanya. Di lokasi kebun, warga menemukan kendaraan serta peralatan kerja milik korban dalam kondisi ditinggalkan. Namun, Kamaludin tidak ditemukan di sekitar area tersebut.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Basarnas Pangkalpinang sebagai kondisi membahayakan manusia (KMM). Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescuer dari Unit Siaga SAR (USS) Mentok diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada Kamis pagi sekitar pukul 07.50 WIB.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel, mengatakan tim gabungan saat ini memusatkan pencarian di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban, termasuk kawasan aliran sungai di sekitar Desa Tugang.
“Saat ini tim sudah bergerak ke lokasi di sekitar Sungai Desa Tugang. Kami bersama unsur masyarakat fokus melakukan pencarian terhadap korban dengan melakukan penyisiran ke area-area yang difokuskan menjadi titik pencarian,” ujar Mikel.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat terus melakukan penyisiran darat dan pemantauan di sekitar area sungai guna mempersempit radius pencarian.
Belum diketahui secara pasti penyebab hilangnya Kamaludin. Namun, fakta bahwa kendaraan dan peralatan kebunnya ditemukan tanpa keberadaan pemilik menambah perhatian serius dalam operasi pencarian tersebut. Tim SAR mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada petugas di lapangan guna mempercepat proses pencarian.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan atau terdapat perkembangan baru dari hasil penyisiran yang sedang berlangsung.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Motor Ditemukan Pemiliknya Hilang Tanpa Jejak Misterius,Tim SAR Fokus Menyisir Area Sungai
KAMIS, 4 JUNI 2026
BANGKA BARAT, DNID.CO.ID –Seorang warga Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, dilaporkan hilang secara misterius setelah pergi ke kebunnya dan tak kunjung pulang hingga keesokan hari. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang langsung mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan pencarian intensif terhadap korban yang diketahui bernama Kamaludin (60), Kamis (4/6/2026).
Kamaludin terakhir diketahui berada di kawasan kebunnya pada Rabu (3/6/2026) sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat terlihat oleh seorang warga bernama Jelali sekitar pukul 17.30 WIB. Namun setelah itu, keberadaan korban tidak lagi diketahui.
Kekhawatiran keluarga muncul ketika Kamaludin tidak kembali ke rumah hingga malam hari. Upaya pencarian awal pun dilakukan secara mandiri oleh keluarga bersama warga sekitar dengan menyisir area kebun dan lokasi yang biasa dilalui korban.
Hasil pencarian tersebut justru memunculkan tanda tanya. Di lokasi kebun, warga menemukan kendaraan serta peralatan kerja milik korban dalam kondisi ditinggalkan. Namun, Kamaludin tidak ditemukan di sekitar area tersebut.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Basarnas Pangkalpinang sebagai kondisi membahayakan manusia (KMM). Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescuer dari Unit Siaga SAR (USS) Mentok diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada Kamis pagi sekitar pukul 07.50 WIB.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel, mengatakan tim gabungan saat ini memusatkan pencarian di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban, termasuk kawasan aliran sungai di sekitar Desa Tugang.
"Saat ini tim sudah bergerak ke lokasi di sekitar Sungai Desa Tugang. Kami bersama unsur masyarakat fokus melakukan pencarian terhadap korban dengan melakukan penyisiran ke area-area yang difokuskan menjadi titik pencarian," ujar Mikel.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat terus melakukan penyisiran darat dan pemantauan di sekitar area sungai guna mempersempit radius pencarian.
Belum diketahui secara pasti penyebab hilangnya Kamaludin. Namun, fakta bahwa kendaraan dan peralatan kebunnya ditemukan tanpa keberadaan pemilik menambah perhatian serius dalam operasi pencarian tersebut. Tim SAR mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada petugas di lapangan guna mempercepat proses pencarian.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan atau terdapat perkembangan baru dari hasil penyisiran yang sedang berlangsung.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.