Tanamkan Karakter Sejak Generasi Alpha, Dari RA Al-Ikhlas Gema Madrasah Membahana

Barru,DNID.co.id — Tidak semua keberhasilan anak dapat diukur dengan nilai atau prestasi akademik. Ada warisan yang tak kalah berharganya yang ditanamkan sejak usia dini, yakni Pendidikan Karakter, Akhlak, dan kebiasaan baik yang akan menemani mereka sepanjang kehidupan.

Dari ruang kelas Raudhatul Athfal (RA) Al-Ikhlas di Kab. Barru, nilai-nilai itulah yang setiap hari disemai agar tumbuh menjadi bekal bagi generasi masa depan.

Pesan tersebut menjadi semangat dalam kegiatan Akhirussanah RA Al-Ikhlas yang mengusung tema “Dari Ruang Kelas RA, Menuju Generasi Rahmatan Lil Alamin”, Kamis kemarin (11/06/2026).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, H. Irman, hadir mendampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bersama Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyuddin Hakim, dan rombongan.

Kepala RA Al-Ikhlas Barru, Nurcaya, menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya saat ini membina 253 peserta didik dengan dukungan 13 tenaga pendidik. Pada tahun pelajaran ini, sebanyak 190 peserta didik mengikuti prosesi akhirussanah.

“Hari ini pembuktian doa yang kita langitkan dan lelah yang kita jalani saat mengantar mereka tiap pagi. Kini kami serahkan kembali kepada orang tua, tugas kami di fase ini sudah selesai, mohon agar peran keluarga tetap dilanjutkan. Terima kasih atas seluruh kontribusi dan kerja sama berbagai pihak mulai dari proses pendidikan hingga kegiatan hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Kakan Kemenag Barru, H. Irman mengapresiasi perkembangan RA Al-Ikhlas yang terus menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan usia PAUD ini.

“Saya keliling sebagai Kandep di banyak daerah, ini RA yang terbanyak siswanya. Semoga Pak Kakanwil terus mendukung kami,” ujarnya.

Kebanggaan terhadap capaian pendidikan anak usia dini juga disampaikan Kakanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid saat menguji hafalan doa dan surah para peserta didik.

Ia melihat langsung bagaimana anak-anak mampu melafalkan berbagai doa dan ayat yang telah mereka pelajari sejak dini.

Sejak awal kegiatan, para tamu memang disuguhi berbagai penampilan yang seluruhnya dibawakan oleh peserta didik. Anak-anak tampil membawakan tarian, hafalan surah dan doa, hingga memandu jalannya acara sebagai pembawa acara.

Penampilan mereka menjadi gambaran hasil pembinaan yang selama ini dilakukan para guru bersama orang tua.

Menurutnya, kemampuan tersebut bukan hanya menjadi prestasi bagi anak, tetapi juga kebahagiaan dan keberkahan bagi orang tua.

“Itulah baiknya masuk RA. Masih kecil sudah hafal berbagai surah dan doa. Ini berkah bagi orang tuanya. Bukan uang, tapi mampu mendoakan orang tua, itu adalah hadiah terbaik,” tuturnya.

Ali Yafid menilai anak-anak yang hari itu mengikuti akhirussanah merupakan bagian dari Generasi Alpha yang kelak akan memegang peran penting dalam perjalanan bangsa. Karena itu, pendidikan karakter harus menjadi perhatian utama.

“Mereka adalah generasi alpha, masa depan bangsa. Luar biasa jumlah siswa yang berhasil diluluskan dan kualitasnya juga yang luar biasa. Ini yang penting, pendidikan karakter. Semua bisa belajar dari AI, tapi karakter harus lewat keteladanan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kecanggihan teknologi dapat membantu seseorang memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi pembentukan karakter tetap membutuhkan sentuhan manusia, teladan guru, serta pendampingan keluarga.

Di hadapan para orang tua dan keluarga yang memadati lokasi kegiatan, H. Ali Yafid mengingatkan bahwa keberhasilan seorang anak sesungguhnya merupakan kebahagiaan seluruh keluarga.

Termasuk kesannya saat melihat keberanian dan kemampuan peserta didik yang dipercaya mengisi hampir seluruh rangkaian acara.

“Saya bangga sekali mulai dari MC sampai pengisi acara anak didik semua. Langka sekali saya di-MC-kan sama anak-anak,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Menutup arahannya, Kakanwil memberikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang telah mengawal proses pendidikan anak-anak pada usia yang sangat menentukan pembentukan karakter.

“Tidak gampang mengajar anak-anak usia semuda ini. Dukungan guru dan orang tua ke RA kita saya apresiasi. Insyaallah amalan kita mendarah daging hingga akhir zaman,” katanya.

Menurutnya, capaian yang ditunjukkan RA Al-Ikhlas menjadi bagian dari kemajuan madrasah yang kini semakin dipercaya masyarakat dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

“Ini membuktikan madrasah kini tidak kalah dengan negeri. Madrasah berhasil meluluskan siswanya ke luar negeri dan berbagai sekolah terbaik. Ini membuktikan memang gema madrasah membahana di persada bumi nusantara,” tutup H. Ali Yafid. ​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 13 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Kemenag Barru

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru