Dua Keluarga Korban Kebakaran Mendapat Rumah Layak Huni Dari Kepedulian Polri
MENTOK ,DNID.co.id –Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tidak hanya diisi seremoni dan kegiatan formal. Di Kabupaten Bangka Barat, momentum tersebut diwujudkan melalui aksi nyata dengan membangun kembali rumah dua keluarga korban kebakaran yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat musibah.
Program bedah rumah yang digagas Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Polres Bangka Barat itu menyasar rumah milik Akuan Lege di Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, serta keluarga Syarifudin-Sumarnah di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip. Bantuan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., yang menilai langkah Polri sebagai bukti kepedulian konkret terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang berupaya bangkit setelah mengalami musibah kebakaran. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing beserta seluruh jajaran Polda Babel dan Polres Bangka Barat atas kepeduliannya kepada masyarakat Bangka Barat,” kata Markus.
Menurut Markus, kehadiran Polri melalui program sosial seperti bedah rumah menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan sosial yang dihadapi warga.
“Kegiatan seperti ini memberikan dampak yang sangat positif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui program sosial kemasyarakatan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ini adalah bentuk pengabdian yang nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menjelaskan, program tersebut merupakan bantuan langsung yang diinisiasi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
“Program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian langsung Bapak Kapolda kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya warga terdampak musibah kebakaran. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, beliau ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Aditya.
Dari hasil penelusuran program, pembangunan rumah di Kelurahan Sungai Daeng sepenuhnya mendapat dukungan Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sementara rumah di Desa Pelangas dibangun melalui kolaborasi Polri dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT THEP. Sinergi tersebut memperlihatkan keterlibatan berbagai pihak dalam mempercepat pemulihan kehidupan korban kebakaran.
Aditya menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Yang dibangun hari ini bukan hanya rumah, tetapi juga harapan baru bagi keluarga penerima bantuan. Semoga rumah yang dibangun ini dapat menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan memberikan semangat baru bagi mereka untuk menata kehidupan ke depan,” katanya.
Program bedah rumah tersebut menjadi salah satu wujud konkret komitmen Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Bangka Barat dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Di tengah upaya pemulihan para korban kebakaran, bantuan rumah layak huni itu tidak hanya menghadirkan tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara melalui Polri saat warga membutuhkan uluran tangan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Dua Keluarga Korban Kebakaran Mendapat Rumah Layak Huni Dari Kepedulian Polri
SABTU, 20 JUNI 2026
MENTOK ,DNID.co.id –Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tidak hanya diisi seremoni dan kegiatan formal. Di Kabupaten Bangka Barat, momentum tersebut diwujudkan melalui aksi nyata dengan membangun kembali rumah dua keluarga korban kebakaran yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat musibah.
Program bedah rumah yang digagas Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Polres Bangka Barat itu menyasar rumah milik Akuan Lege di Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, serta keluarga Syarifudin-Sumarnah di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip. Bantuan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., yang menilai langkah Polri sebagai bukti kepedulian konkret terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang berupaya bangkit setelah mengalami musibah kebakaran. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing beserta seluruh jajaran Polda Babel dan Polres Bangka Barat atas kepeduliannya kepada masyarakat Bangka Barat,” kata Markus.
Menurut Markus, kehadiran Polri melalui program sosial seperti bedah rumah menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan sosial yang dihadapi warga.
“Kegiatan seperti ini memberikan dampak yang sangat positif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui program sosial kemasyarakatan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ini adalah bentuk pengabdian yang nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menjelaskan, program tersebut merupakan bantuan langsung yang diinisiasi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
“Program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian langsung Bapak Kapolda kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya warga terdampak musibah kebakaran. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, beliau ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Aditya.
Dari hasil penelusuran program, pembangunan rumah di Kelurahan Sungai Daeng sepenuhnya mendapat dukungan Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sementara rumah di Desa Pelangas dibangun melalui kolaborasi Polri dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT THEP. Sinergi tersebut memperlihatkan keterlibatan berbagai pihak dalam mempercepat pemulihan kehidupan korban kebakaran.
Aditya menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Yang dibangun hari ini bukan hanya rumah, tetapi juga harapan baru bagi keluarga penerima bantuan. Semoga rumah yang dibangun ini dapat menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan memberikan semangat baru bagi mereka untuk menata kehidupan ke depan,” katanya.
Program bedah rumah tersebut menjadi salah satu wujud konkret komitmen Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Bangka Barat dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Di tengah upaya pemulihan para korban kebakaran, bantuan rumah layak huni itu tidak hanya menghadirkan tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara melalui Polri saat warga membutuhkan uluran tangan.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.