Minta Penghapusan Outsourcing hingga Kontrak 1 Tahun, Koalisi Buruh Sodorkan Draft RUU Naker ke DPR

Jakarta,Dnid.co.id – Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia kembali mendatangi DPR RI untuk kedua kalinya. Rombongan pimpinan koalisi mendatangi 4 fraksi di Gedung Nusantara I, dengan titik awal di Fraksi PKS, Kamis (30/7/2026).

Kedatangan ini untuk menyerahkan Hasil Kajian Tim Hukum Draft Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan versi buruh kepada anggota DPR.

“Ini kita sudah berkumpul. Ini kunjungan kedua hari ini dengan 4 fraksi. Para pimpinan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia sudah pada ngumpul,” kata salah satu Presidium Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) sekaligus Presiden Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) dan Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Daeng Wahidin.

“Kini kita sudah di Gedung Nusantara I dan menuju ke Fraksi PKS memenuhi panggilan audensi untuk menyampaikan draft rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang baru.” Terang Daeng .

Dorong RUU Ketenagakerjaan yang Pro-Buruh

Daeng Wahidin menegaskan Koalisi Besar Buruh datang membawa draft RUU Naker yang berpihak kepada buruh Indonesia. Menurutnya, revisi UU Ciptaker harus mengutamakan kesejahteraan, kepastian kerja, dan perlindungan bagi pekerja.

“Draft RUU Naker yang di rancang bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) bertujuan untuk kesejahteraan buruh Indonesia. Kami ingin RUU Ketenagakerjaan yang baru nanti, ke depan benar-benar melindungi hak-hak buruh, bukan justru merugikan,” tegasnya.

Ia menyebut draft yang diusulkan koalisi memuat poin-poin penting seperti penguatan jaminan sosial, kepastian kerja, upah layak, penghapusan outsourcing, pembatasan sistem kerja kontrak cukup 1 tahun dan pengawasan ketenagakerjaan yang lebih ketat.

“Kami tidak menolak investasi. Tapi investasi harus jalan beriringan dengan kesejahteraan buruh. Jangan sampai UU hanya menguntungkan pengusaha, sementara buruh dikorbankan,” sebut Daeng Wahidin.

Turut hadir dalam rombongan sejumlah pimpinan koalisi seperti Andi Gani Nenawea, Bu Sunarti , Bung Hermanto, Hardjono, Bung Abdullah, Ahmad Supriadi, Mirah Sumirah, Arif Minardi, Bung Sunarno, Bung Rusdi, Hermawan, Mukhtar Guntur, Bung Karel, Bung Abdul Hadji, Bung Cipta dan masih banyak para ketua umum Serikat Pekerja yang ikut dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.” Pungkas nya.

Hingga berita ini diturunkan, koalisi masih menunggu kehadiran perwakilan dari fraksi-fraksi lain untuk menyerahkan draft serupa.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 31 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda
Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo
Aspirasi Syukuri UU Perlindungan Ketenagakerjaan Telah Disahkan 
Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Makassar, PERADI Bersatu Dorong Integritas Digital
Gerak Cepat Lapas Makassar Lakukan Asesmen terhadap 332 WBP, Ada Apa?
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:48 WITA

TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:04 WITA

Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WITA

Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Makassar, PERADI Bersatu Dorong Integritas Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:45 WITA

Gerak Cepat Lapas Makassar Lakukan Asesmen terhadap 332 WBP, Ada Apa?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Wabup Bone Sentil Kades, Jangan Copy-Paste APBDesa, Temuan Pemeriksaan Bukan Aib Tapi Harus Segera Ditindaklanjuti

Berita Terbaru