Dugaan Tangkap Lepas Oknum Kades Galesong Terkait Kasus Sabu, Satnarkoba Polres Takalar Bungkam

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

TAKALAR, DNID.co.id – Dugaan praktik tangkap lepas kembali mencuat di jajaran kepolisian di Sulawesi Selatan. Kali ini, sorotan mengarah ke Satuan Reserse Narkoba Polres Takalar yang diduga melepas seorang oknum kepala desa (Kades) inisial DA di Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, setelah diamankan dalam kasus penyalahgunaan narkotika.

Informasi tersebut diperoleh wartawan dari seorang narasumber berinisial JR yang mengaku mengetahui peristiwa tersebut.

Menurut JR, oknum kepala desa itu diamankan oleh personel Sat Narkoba Polres Takalar sekitar dua pekan lalu usai diduga tertangkap tangan menyalahgunakan narkotika.

“Saat ini (nama desa) tidak ada kepala desanya, dengar kabar kalau pak desa di jakkalki kasus Narkoboy,” ujar JR kepada DNID beberapa waktu lalu.

JR memastikan penangkapan dilakukan oleh Sat Narkoba Polres Takalar dan berlangsung pada Juli 2026.

“Sekitar 2 minggu lalu, ditangkap diluar Galesong oleh Narkoba Takalar,” katanya.

Namun, belakangan beredar informasi bahwa oknum kepala desa inisial DA tersebut telah kembali beraktivitas setelah diduga dilepaskan oleh polisi.

JR mengaku mengetahui hal itu setelah melihat yang bersangkutan menghadiri agenda bersama para kepala desa di Kabupaten Takalar.

“Keluarmi. Kemarin adami di Takalar karena dipanggil semua kepala desa untuk menghadap dan melaporkan keuangannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, JR juga menyebut persoalan narkoba yang diduga melibatkan oknum kepala desa DA tersebut bukan kali pertama terjadi. Bahkan, menurutnya, kondisi itu turut berdampak pada kehidupan rumah tangga yang bersangkutan.

“Kalau istrinya sudah tidak mau lagi sama pak desa (nama desa). Mungkin capekmi juga ajji (nama istri Kades) abbayara’ na sekali tidak maumi sama suamina,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Sat Narkoba maupun pihak Polres Takalar terkait kebenaran informasi tersebut. Wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian untuk memperoleh penjelasan mengenai dugaan penangkapan, status hukum oknum kepala desa tersebut, serta informasi yang menyebutkan bahwa yang bersangkutan telah dilepaskan.

Apabila telah ada tanggapan resmi dari Polres Takalar, berita ini akan diperbarui sesuai dengan prinsip keberimbangan dan asas praduga tak bersalah.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 2 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arief Daeng Sunu

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin
Berita ini 914 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 17:44 WITA

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin

Berita Terbaru