Aksi Konvoi Makassar Racing Vol. 7: Garis Start di Jalan Raya, Harapan Sirkuit Resmi untuk Pemuda
Makassar,DNID.co.id — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, ratusan pemuda pecinta otomotif yang terhimpun dalam komunitas Makassar Racing sukses menggelar Makassar Racing Vol. 7.Selasa (18/8/2026).
Berbeda dari perayaan biasa, Aksi Konvoi keliling kota kali ini diwarnai aksi kejutan “tiba-tiba drag” di salah satu ruas jalan raya Makassar sebagai simbol jeritan aspirasi: ruang balap resmi untuk menyalurkan bakat dan potensi.
Aksi drag mendadak tersebut sengaja dihadirkan untuk menunjukkan secara langsung betapa besarnya potensi serta kelihaian para kreator dan pembalap muda Makassar dalam mengolah mesin.
Tanpa adanya sirkuit permanen yang memadai, bakat-bakat potensial ini terpaksa tumpah ke jalan raya. Lewat aksi simbolis ini, Makassar Racing menegaskan pesan utama mereka kepada pemerintah dan pihak terkait: Pemuda Makassar butuh sirkuit balap resmi, bukan terus-menerus digusur tanpa solusi.
Ajang Silaturahmi dan Penolakan Perang Kelompok
Lebih dari sekadar menyalurkan hobi balap, Makassar Racing Vol. 7 mengusung misi sosial yang kuat. Event tahunan ini menjadi wadah silaturahmi lintas klub dan komunitas motor se-Kota Makassar untuk merajut kebersamaan di momentum kemerdekaan.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta sepakat menyuarakan komitmen bersama:
Tolak Perang Kelompok: Menghentikan segala bentuk tawuran dan konflik antarwilayah yang kerap merusak citra pemuda Makassar.
Satu Energi Positif: Mengalihkan adrenalin dan persaingan negatif menjadi rivalitas sehat di dunia otomotif.
Solidaritas Tanpa Sekat: Membangun aksi kebersamaan demi menciptakan suasana Kota Makassar yang aman, kondusif, dan produktif.
“Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Makassar bukan pembuat keonar. Kami punya potensi besar di bidang otomotif. Hari ini di HUT RI ke-81, kami bersatu menolak perang kelompok dan merayakan kebersamaan. Kami hanya butuh wadah—berikan kami sirkuit resmi agar energi pemuda ini berbuah prestasi, bukan masalah di jalan raya,” tegas Kamal Losari Pendiri Makassar Racing.
Kegiatan Makassar Racing Vol. 7 ditutup dengan konvoi tertib dan deklarasi damai pemuda otomotif Makassar, menandai semangat baru kemerdekaan: merdeka bertualang, merdeka berprestasi, dan bersatu jaga kedamaian kota.(*)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Aksi Konvoi Makassar Racing Vol. 7: Garis Start di Jalan Raya, Harapan Sirkuit Resmi untuk Pemuda
RABU, 19 AGUSTUS 2026
Makassar,DNID.co.id — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, ratusan pemuda pecinta otomotif yang terhimpun dalam komunitas Makassar Racing sukses menggelar Makassar Racing Vol. 7.Selasa (18/8/2026).
Berbeda dari perayaan biasa, aksi konvoi keliling kota kali ini diwarnai aksi kejutan "tiba-tiba drag" di salah satu ruas jalan raya Makassar sebagai simbol jeritan aspirasi: ruang balap resmi untuk menyalurkan bakat dan potensi.
Aksi drag mendadak tersebut sengaja dihadirkan untuk menunjukkan secara langsung betapa besarnya potensi serta kelihaian para kreator dan pembalap muda Makassar dalam mengolah mesin.
Tanpa adanya sirkuit permanen yang memadai, bakat-bakat potensial ini terpaksa tumpah ke jalan raya. Lewat aksi simbolis ini, Makassar Racing menegaskan pesan utama mereka kepada pemerintah dan pihak terkait: Pemuda Makassar butuh sirkuit balap resmi, bukan terus-menerus digusur tanpa solusi.
Ajang Silaturahmi dan Penolakan Perang Kelompok
Lebih dari sekadar menyalurkan hobi balap, Makassar Racing Vol. 7 mengusung misi sosial yang kuat. Event tahunan ini menjadi wadah silaturahmi lintas klub dan komunitas motor se-Kota Makassar untuk merajut kebersamaan di momentum kemerdekaan.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta sepakat menyuarakan komitmen bersama:
Tolak Perang Kelompok: Menghentikan segala bentuk tawuran dan konflik antarwilayah yang kerap merusak citra pemuda Makassar.
Satu Energi Positif: Mengalihkan adrenalin dan persaingan negatif menjadi rivalitas sehat di dunia otomotif.
Solidaritas Tanpa Sekat: Membangun aksi kebersamaan demi menciptakan suasana Kota Makassar yang aman, kondusif, dan produktif.
"Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Makassar bukan pembuat keonar. Kami punya potensi besar di bidang otomotif. Hari ini di HUT RI ke-81, kami bersatu menolak perang kelompok dan merayakan kebersamaan. Kami hanya butuh wadah—berikan kami sirkuit resmi agar energi pemuda ini berbuah prestasi, bukan masalah di jalan raya," tegas Kamal Losari Pendiri Makassar Racing.
Kegiatan Makassar Racing Vol. 7 ditutup dengan konvoi tertib dan deklarasi damai pemuda otomotif Makassar, menandai semangat baru kemerdekaan: merdeka bertualang, merdeka berprestasi, dan bersatu jaga kedamaian kota.(*)