KKN UIN Walisongo Ubah Galon Bekas Jadi Tempat Pengumpulan Sampah Plastik di SDN Kramat 3

Mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 130 UIN Walisongo Semarang bersama pihak sekolah memasang dan memanfaatkan galon bekas sebagai tempat pengumpulan botol plastik di SDN Kramat 3, Desa Kramat, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Kamis (20/8/2026).

Mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 130 UIN Walisongo Semarang bersama pihak sekolah memasang dan memanfaatkan galon bekas sebagai tempat pengumpulan botol plastik di SDN Kramat 3, Desa Kramat, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Kamis (20/8/2026).

DEMAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 Posko 130 UIN Walisongo Semarang mengedukasi guru SDN Kramat 3, Desa Kramat, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, tentang pemanfaatan galon bekas sebagai tempat pengumpulan botol plastik, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang digagas oleh Divisi Kesehatan Lingkungan KKN MIT ke-22 Posko 130 tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian warga sekolah terhadap pengelolaan sampah plastik sekaligus mengenalkan pemanfaatan barang bekas menjadi fasilitas sederhana yang bermanfaat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi kepada para guru mengenai tujuan program, konsep penggunaan galon bekas sebagai tempat pengumpulan botol plastik, mekanisme pemanfaatan, hingga penempatan fasilitas tersebut di lingkungan sekolah.

Selain memberikan edukasi, mahasiswa KKN juga menyerahkan dua galon bekas yang telah disiapkan untuk digunakan sebagai tempat pengumpulan botol plastik di SDN Kramat 3.

Kepala SDN Kramat 3, Sukini, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN menjadi pengingat bagi pihak sekolah untuk semakin meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.

“Kami sangat berterima kasih atas ilmu yang sudah disampaikan. Kebetulan kami baru saja mengadakan rapat komite dan membahas tentang kepedulian sampah. Sekarang adik-adik KKN datang membawakan dua galon untuk sekolah kami. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk lebih peduli terhadap sampah,” ujar Sukini.

Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan upaya sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan bagi seluruh warga sekolah, terutama dalam mengurangi sampah plastik.

Sementara itu, Ani Izzati dari Divisi Kesehatan Lingkungan KKN MIT ke-22 Posko 130 UIN Walisongo Semarang berharap pihak sekolah dapat mendukung keberlanjutan program tersebut dengan mengajak siswa membiasakan membuang botol plastik pada tempat yang telah disediakan.

“Mohon bantuannya Bapak dan Ibu untuk menyampaikan kepada para siswa agar membuang botol plastik di sini. Semoga ini sangat membantu dan dapat berguna selamanya,” tutur Ani.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN berharap fasilitas pengumpulan botol plastik tidak hanya dimanfaatkan selama masa pelaksanaan KKN, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan baru warga sekolah dalam mengelola sampah.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan berbasis aksi nyata dengan memanfaatkan barang bekas menjadi sarana yang memiliki nilai guna. Mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 130 berharap langkah sederhana tersebut dapat mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan peduli terhadap pengelolaan sampah.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 20 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru