Laka Lantas Babel Meningkat, Kapolda Dorong E-TLE dan Edukasi

BANGKA BELITUNG, DNID.co.id — Angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan tren peningkatan, sehingga jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Babel diminta menggeser fokus dari sekadar mengurai kemacetan menuju upaya menekan angka fatalitas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri syukuran HUT Lalu Lintas ke-71 di Gedung Tribrata Polda Babel, Selasa (22/9/2026). Ia meminta jajaran Polantas menjadikan momentum tersebut sebagai bahan evaluasi sekaligus mempersiapkan kemampuan menghadapi perubahan zaman.

“Hari ulang tahun Lantas yang ke-71 tahun, tentunya jadi momentum untuk merefleksi sekaligus mengintrospeksi diri serta mempersiapkan kualitas dirinya untuk ke depannya bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” kata Viktor.

Menurut Viktor, transformasi digital harus diikuti perubahan pola kerja kepolisian lalu lintas. Pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk memperkuat pelayanan sekaligus membangun budaya tertib dan patuh hukum di tengah masyarakat.

“Apalagi di era digitalisasi ini sebaiknya lalu lintas juga sudah semakin mempersiapkan dirinya dalam memanfaatkan teknologi di masyarakat,” ujarnya.

Viktor menegaskan tantangan Polantas ke depan tidak berhenti pada penegakan hukum. Rekayasa lalu lintas, peningkatan pelayanan publik, edukasi masyarakat hingga pemanfaatan teknologi harus berjalan beriringan.

Ia juga menyoroti data kecelakaan lalu lintas sebagai bahan evaluasi kinerja jajaran. Namun, Viktor mengakui kecelakaan tidak dapat ditekan hanya dengan satu pendekatan karena dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari manusia, kondisi jalan hingga sarana dan prasarana.

“Penegakan hukum kita nanti harus menyesuaikan. Makanya perlu rekayasa, perlu edukasi, dan yang paling penting sekarang bukan hanya mengatur masalah kemacetan, tapi keselamatan. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian ialah potensi gesekan antara petugas dan masyarakat saat penindakan di lapangan. Viktor menyebut aturan yang diterapkan petugas telah mengacu pada ketentuan. Untuk mengurangi potensi konflik, ia mendorong optimalisasi penindakan berbasis elektronik melalui Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

“E-TLE itu mungkin salah satu cara untuk menghindari hal tersebut. Sekaligus itu masih penting dilakukan untuk meningkatkan budaya tertib dan budaya patuh hukum yang dilakukan oleh masyarakat,” pungkas Viktor.

Dirlantas Polda Babel Kombes Pol Oskar Syamsuddin menambahkan, peningkatan kapabilitas personel akan terus didorong agar pelayanan, pengayoman, dan perlindungan masyarakat di bidang lalu lintas berjalan optimal.

“Memang trennya meningkat untuk kejadian. Tapi kita tetap berupaya dengan beberapa kegiatan program seperti pendidikan masyarakat ke sekolah-sekolah dengan pola-pola persuasif,” ungkap Oskar.

Ia menegaskan penanganan persoalan lalu lintas membutuhkan sinergi lintas pihak. Polantas, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Syukuran HUT Lalu Lintas ke-71 Polda Babel mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri”. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda, pejabat utama, para Kasat Lantas jajaran, serta personel Polantas.

Dalam kegiatan itu juga diberikan penghargaan kepada personel Polantas berprestasi dan sejumlah stakeholder yang dinilai telah bersinergi dalam mendukung tugas kepolisian lalu lintas.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 22 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ALE

Editor: REDAKSI DNID BABEL

Sumber Berita: HUMAS POLDA BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru