Trofi Pulang ke Bone, Bone BerAmal FC Juara, Kepala Dinas Tinggalkan Kantor Demi Dukungan
Euforia juara Piala Gubernur Sulsel 2026 pecah di Watampone. Bupati Andi Asman arak trofi bersama para pemain, sementara sejumlah kepala dinas, camat hingga kepala desa ikut meninggalkan rutinitas kantor demi memberi dukungan langsung kepada Bone BerAmal FC.
Bone, DNID.co.id – Trofi akhirnya pulang. Bone BerAmal FC sukses mengangkat Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 dan membawa kebanggaan itu kembali ke Kabupaten Bone.
Selasa (22/9/2026), suasana Kota Watampone berubah menjadi pesta kemenangan. Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Forkopimda menjemput langsung para pemain, pelatih, ofisial dan manajemen Bone BerAmal FC.
Trofi juara kemudian diarak keliling kota. Berangkat dari Lapangan Merdeka Watampone, rombongan bergerak menyusuri sejumlah jalan utama sebelum menuju Rumah Jabatan Bupati Bone. Di atas kendaraan tronton, Bupati bersama para pemain memamerkan trofi kepada masyarakat.
Warga pun tumpah di sepanjang jalan. Ada yang mengabadikan momen dengan kamera ponsel, ada yang melambaikan tangan, bahkan tak sedikit yang ikut berteriak menyambut para juara.
Kemenangan itu memang terasa manis. Bahkan euforianya ikut membuat sejumlah pejabat daerah meninggalkan rutinitas kantor.
Sejumlah besar kepala dinas terlihat hadir langsung di Parepare memberikan dukungan saat partai Final. Camat, lurah, kepala desa hingga sejumlah staf perangkat daerah juga ikut menjadi bagian dari rombongan pendukung Bone BerAmal FC.
Mereka memilih berada di tribun dan sekitar lapangan ketika Bone BerAmal FC berjuang membawa nama Bone.
Di satu sisi, pemandangan itu menunjukkan betapa besarnya dukungan pemerintah daerah terhadap olahraga dan tim kebanggaan masyarakat.
Di sisi lain, kehadiran banyak pejabat di luar daerah tentu ikut memunculkan pertanyaan sederhana, ketika para pejabat ikut mendukung perjuangan di lapangan, bagaimana pelayanan masyarakat di kantor mereka.
Hal itu terlihat di beberapa postingan media sosial terlihat sejumlah besar pejabat pemda hadir saat semi final dan saat pertemuan Beramal Fc vs Sidrap di final stadion Bj Habibie Parepare.
Pertanyaan itu menjadi warna tersendiri di tengah pesta kemenangan. Namun malam itu, yang lebih dulu dirayakan adalah perjuangan para pemain.
Suka cita menyelimuti Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, maneger Edy Saputra Syam, Irwandi Burhan dan para pemain Bone Beramal Fc. Karena kembali mengukir kemenangan Bone terakhir mengangkat teropi di kegiatan porda 2006 berhasil meraih medali emas.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, manajemen dan masyarakat Bone.
“Ini kemenangan kita bersama. Terima kasih kepada para pemain, pelatih, ofisial dan seluruh masyarakat Bone yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi olahraga Bone,” ujar Andi Asman di atas kendaraan tronton bersama para pemain.
Dalam malam ramah tamah di Rumah Jabatan Bupati Bone, Andi Asman kembali memberikan penghargaan atas perjuangan para pemain.
“Kita patut memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya. Saya saksi mata langsung perjuangan pemain Bone BerAmal FC luar biasa. Dengan segala risiko, termasuk risiko cedera, mereka mempertaruhkan nama Bone,” katanya.
Bupati bahkan menyampaikan rencana memberikan apresiasi khusus kepada para pemain Bone BerAmal FC.
Andi Asman meminta Sekda Bone melakukan penyesuaian agar para pemain dapat diberikan ruang bergabung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone, termasuk dukungan penghasilan.
“Jadi saya minta untuk Ibu Sekda untuk penyesuaiannya, kita berikan apresiasi untuk bergabung di Pemda Bone, apa pun bentuknya dan bagaimana penggajiannya harus diberikan apresiasi, gaji tiap bulan sampai menemukan tempat kerja dengan gaji yang lebih baik,” ujar Andi Asman.
Bupati Andi Asman Sulaiman tak ingin para pemain yang telah mengharumkan nama Bone justru pergi memperkuat daerah lain.
“Pasukan ini harus dijaga, jangan sampai diambil kabupaten lain,” tegasnya.
Kini, trofi Piala Gubernur Sulsel 2026 sudah berada di Bone. Dari Parepare ke Watampone, dari lapangan hijau ke jalan-jalan kota, kemenangan itu dirayakan bersama.
Bone BerAmal FC juara. Trofi pulang. Dan untuk sementara, Kota Watampone benar-benar menjadi kota para juara.
Pesta telah dimulai. Kebanggaan telah pulang. Tetapi di balik euforia itu, ada satu pesan yang tetap harus dijaga, kemenangan di lapangan boleh dirayakan, sementara pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Trofi Pulang ke Bone, Bone BerAmal FC Juara, Kepala Dinas Tinggalkan Kantor Demi Dukungan
RABU, 23 SEPTEMBER 2026
Euforia juara Piala Gubernur Sulsel 2026 pecah di Watampone. Bupati Andi Asman arak trofi bersama para pemain, sementara sejumlah kepala dinas, camat hingga kepala desa ikut meninggalkan rutinitas kantor demi memberi dukungan langsung kepada Bone BerAmal FC.
Bone, DNID.co.id – Trofi akhirnya pulang. Bone BerAmal FC sukses mengangkat Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 dan membawa kebanggaan itu kembali ke Kabupaten Bone.
Selasa (22/9/2026), suasana Kota Watampone berubah menjadi pesta kemenangan. Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Forkopimda menjemput langsung para pemain, pelatih, ofisial dan manajemen Bone BerAmal FC.
Trofi juara kemudian diarak keliling kota. Berangkat dari Lapangan Merdeka Watampone, rombongan bergerak menyusuri sejumlah jalan utama sebelum menuju Rumah Jabatan Bupati Bone. Di atas kendaraan tronton, Bupati bersama para pemain memamerkan trofi kepada masyarakat.
Warga pun tumpah di sepanjang jalan. Ada yang mengabadikan momen dengan kamera ponsel, ada yang melambaikan tangan, bahkan tak sedikit yang ikut berteriak menyambut para juara.
Kemenangan itu memang terasa manis. Bahkan euforianya ikut membuat sejumlah pejabat daerah meninggalkan rutinitas kantor.
Sejumlah besar kepala dinas terlihat hadir langsung di Parepare memberikan dukungan saat partai Final. Camat, lurah, kepala desa hingga sejumlah staf perangkat daerah juga ikut menjadi bagian dari rombongan pendukung Bone BerAmal FC.
Mereka memilih berada di tribun dan sekitar lapangan ketika Bone BerAmal FC berjuang membawa nama Bone.
Di satu sisi, pemandangan itu menunjukkan betapa besarnya dukungan pemerintah daerah terhadap olahraga dan tim kebanggaan masyarakat.
Di sisi lain, kehadiran banyak pejabat di luar daerah tentu ikut memunculkan pertanyaan sederhana, ketika para pejabat ikut mendukung perjuangan di lapangan, bagaimana pelayanan masyarakat di kantor mereka.
Hal itu terlihat di beberapa postingan media sosial terlihat sejumlah besar pejabat pemda hadir saat semi final dan saat pertemuan Beramal Fc vs Sidrap di final stadion Bj Habibie Parepare.
Pertanyaan itu menjadi warna tersendiri di tengah pesta kemenangan. Namun malam itu, yang lebih dulu dirayakan adalah perjuangan para pemain.
Suka cita menyelimuti Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, maneger Edy Saputra Syam, Irwandi Burhan dan para pemain Bone Beramal Fc. Karena kembali mengukir kemenangan Bone terakhir mengangkat teropi di kegiatan porda 2006 berhasil meraih medali emas.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, manajemen dan masyarakat Bone.
“Ini kemenangan kita bersama. Terima kasih kepada para pemain, pelatih, ofisial dan seluruh masyarakat Bone yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi olahraga Bone,” ujar Andi Asman di atas kendaraan tronton bersama para pemain.
Dalam malam ramah tamah di Rumah Jabatan Bupati Bone, Andi Asman kembali memberikan penghargaan atas perjuangan para pemain.
“Kita patut memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya. Saya saksi mata langsung perjuangan pemain Bone BerAmal FC luar biasa. Dengan segala risiko, termasuk risiko cedera, mereka mempertaruhkan nama Bone,” katanya.
Bupati bahkan menyampaikan rencana memberikan apresiasi khusus kepada para pemain Bone BerAmal FC.
Andi Asman meminta Sekda Bone melakukan penyesuaian agar para pemain dapat diberikan ruang bergabung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone, termasuk dukungan penghasilan.
“Jadi saya minta untuk Ibu Sekda untuk penyesuaiannya, kita berikan apresiasi untuk bergabung di Pemda Bone, apa pun bentuknya dan bagaimana penggajiannya harus diberikan apresiasi, gaji tiap bulan sampai menemukan tempat kerja dengan gaji yang lebih baik,” ujar Andi Asman.
Bupati Andi Asman Sulaiman tak ingin para pemain yang telah mengharumkan nama Bone justru pergi memperkuat daerah lain.
“Pasukan ini harus dijaga, jangan sampai diambil kabupaten lain,” tegasnya.
Kini, trofi Piala Gubernur Sulsel 2026 sudah berada di Bone. Dari Parepare ke Watampone, dari lapangan hijau ke jalan-jalan kota, kemenangan itu dirayakan bersama.
Bone BerAmal FC juara. Trofi pulang. Dan untuk sementara, Kota Watampone benar-benar menjadi kota para juara.
Pesta telah dimulai. Kebanggaan telah pulang. Tetapi di balik euforia itu, ada satu pesan yang tetap harus dijaga, kemenangan di lapangan boleh dirayakan, sementara pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.