Libatkan 20 UMKM, Pemkab Pangkep Promosikan Produk Unggulan di Ekspo HUT Sulsel
Makassar,DNID.co.id – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memanfaatkan momentum ekspo kuliner Hari Ulang Tahun (HUT) ke 357 Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk memperkenalkan Produk Unggulan daerah sekaligus memperluas peluang pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebanyak 20 UMKM Pangkep ambil bagian dengan menghadirkan beragam produk lokal, mulai dari aneka olahan bandeng tanpa duri, kerupuk, hingga otak-otak.
Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, berharap keikutsertaan Pangkep menjadi inspirasi bagi daerah untuk terus mengembangkan potensi UMKM.
Menurutnya, sebagai bagian dari Sulawesi Selatan, Pangkep perlu memanfaatkan berbagai kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
“Pangkep merupakan bagian dari Sulawesi Selatan. Kegiatan ekspo seperti ini tentu menjadi semangat dan inspirasi bagi kita untuk terus mengembangkan potensi daerah, khususnya produk unggulan dan UMKM lokal,” ujarnya.
Ia juga berharap Kabupaten Pangkep dapat menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai wadah promosi bagi pelaku usaha lokal.
“Semoga ke depan Pangkep juga bisa melaksanakan kegiatan ekspo UMKM seperti ini. Kita ingin pelaku usaha lokal memiliki ruang untuk memperkenalkan produknya, memperluas pemasaran, dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, ekspo UMKM tidak hanya menjadi ajang memamerkan produk, tetapi juga dapat membuka peluang usaha dan memperkuat daya saing produk lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Pangkep, Asykur Abubakar, mengatakan keikutsertaan 20 UMKM merupakan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pengunjung Ekspo HUT Sulsel.
“Keikutsertaan Pangkep dalam ekspo kuliner HUT Sulsel ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah. Kami melibatkan 20 UMKM dengan membawa berbagai produk, mulai dari bandeng tanpa duri, kerupuk, hingga otak-otak,” kata Asykur.
Selain produk kuliner, stan Pangkep juga menghadirkan paket sembako bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Paket tersebut dijual dengan potongan harga hingga 50 persen untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Program sembako bersubsidi itu menjadi salah satu yang paling diminati pengunjung. Sebanyak 100 paket yang disiapkan dilaporkan habis terjual.
“Yang paling laris adalah paket sembako bersubsidi. Sebanyak 100 paket yang disiapkan habis terjual. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.
Asykur berharap keikutsertaan UMKM Pangkep dalam kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha, terutama dalam memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan daya saing.
Partisipasi Pangkep dalam ekspo HUT Sulsel ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui sektor UMKM. Dengan dukungan promosi dan ruang pemasaran yang lebih luas, produk unggulan daerah diharapkan semakin dikenal dan mampu menjangkau konsumen di luar Pangkep.(*)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Libatkan 20 UMKM, Pemkab Pangkep Promosikan Produk Unggulan di Ekspo HUT Sulsel
JUMAT, 16 OKTOBER 2026
Makassar,DNID.co.id – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memanfaatkan momentum ekspo kuliner Hari Ulang Tahun (HUT) ke 357 Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas peluang pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebanyak 20 UMKM Pangkep ambil bagian dengan menghadirkan beragam produk lokal, mulai dari aneka olahan bandeng tanpa duri, kerupuk, hingga otak-otak.
Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, berharap keikutsertaan Pangkep menjadi inspirasi bagi daerah untuk terus mengembangkan potensi UMKM.
Menurutnya, sebagai bagian dari Sulawesi Selatan, Pangkep perlu memanfaatkan berbagai kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
“Pangkep merupakan bagian dari Sulawesi Selatan. Kegiatan ekspo seperti ini tentu menjadi semangat dan inspirasi bagi kita untuk terus mengembangkan potensi daerah, khususnya produk unggulan dan UMKM lokal,” ujarnya.
Ia juga berharap Kabupaten Pangkep dapat menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai wadah promosi bagi pelaku usaha lokal.
“Semoga ke depan Pangkep juga bisa melaksanakan kegiatan ekspo UMKM seperti ini. Kita ingin pelaku usaha lokal memiliki ruang untuk memperkenalkan produknya, memperluas pemasaran, dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, ekspo UMKM tidak hanya menjadi ajang memamerkan produk, tetapi juga dapat membuka peluang usaha dan memperkuat daya saing produk lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Pangkep, Asykur Abubakar, mengatakan keikutsertaan 20 UMKM merupakan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pengunjung ekspo HUT Sulsel.
“Keikutsertaan Pangkep dalam ekspo kuliner HUT Sulsel ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah. Kami melibatkan 20 UMKM dengan membawa berbagai produk, mulai dari bandeng tanpa duri, kerupuk, hingga otak-otak,” kata Asykur.
Selain produk kuliner, stan Pangkep juga menghadirkan paket sembako bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Paket tersebut dijual dengan potongan harga hingga 50 persen untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Program sembako bersubsidi itu menjadi salah satu yang paling diminati pengunjung. Sebanyak 100 paket yang disiapkan dilaporkan habis terjual.
“Yang paling laris adalah paket sembako bersubsidi. Sebanyak 100 paket yang disiapkan habis terjual. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.
Asykur berharap keikutsertaan UMKM Pangkep dalam kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha, terutama dalam memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan daya saing.
Partisipasi Pangkep dalam ekspo HUT Sulsel ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui sektor UMKM. Dengan dukungan promosi dan ruang pemasaran yang lebih luas, produk unggulan daerah diharapkan semakin dikenal dan mampu menjangkau konsumen di luar Pangkep.(*)