Kelapa,Dnid.Co.Id — Polsek Kelapa bersama unsur TNI dan pemerintah daerah menggelar kerja bakti massal di Kecamatan Kelapa, Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu menyasar jalur strategis dari Masjid Shirotolmustaqim hingga kawasan Telkom Kelurahan Kelapa, dengan melibatkan aparat gabungan dan masyarakat setempat.
Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Aparat turun langsung ke lapangan memimpin pembersihan sampah plastik, pemotongan rumput liar, hingga normalisasi parit dan saluran air yang selama ini berpotensi memicu genangan dan penyakit. Kehadiran personel berseragam di tengah warga menjadi sinyal kuat bahwa pendekatan keamanan kini bergerak lebih dekat ke ranah sosial.
Kapolsek Kelapa bersama jajaran terlihat memimpin langsung kegiatan, berdampingan dengan personel Koramil Kelapa, aparatur kelurahan, serta instansi terkait lainnya. Warga dari berbagai RT turut ambil bagian, menunjukkan antusiasme tinggi dalam upaya kolektif menjaga kebersihan lingkungan.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi nyata membangun kedekatan institusi kepolisian dengan masyarakat.
“Melalui Polsek Kelapa, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kerja bakti ini menjadi wujud sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah bersama masyarakat,” ujar Iptu Yos.
Menurutnya, persoalan lingkungan kerap menjadi pemicu masalah kesehatan dan sosial yang lebih luas jika diabaikan. Karena itu, intervensi bersama seperti ini dinilai penting sebagai langkah pencegahan dini.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik yang sebelumnya dipenuhi sampah dan semak berhasil dibersihkan dalam waktu singkat. Parit yang semula tersumbat kini kembali lancar, mengurangi risiko genangan air saat hujan turun.
Seorang warga Kelurahan Kelapa yang ikut dalam kegiatan tersebut menyebut kehadiran aparat memberi dorongan moral bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
“Kalau semua turun langsung seperti ini, masyarakat juga jadi ikut bergerak. Lingkungan bersih, kami juga lebih nyaman,” ujarnya.
Pendekatan kolaboratif ini dinilai sebagai bentuk konkret penguatan nilai gotong royong yang mulai terkikis di sejumlah wilayah. Selain berdampak langsung pada kebersihan, kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat.
Dengan melibatkan berbagai elemen, kerja bakti massal ini menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Ia menjelma sebagai simbol sinergi lintas sektor dalam menghadapi persoalan lingkungan yang kerap dianggap sepele, namun berdampak besar.
Polsek Kelapa berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, sekaligus menjadi pemicu kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
























