Mabbarazanji Warnai Peresmian Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji KUA Kecamatan Makassar

Makassar,DNID.co.id  — Tradisi mabbarazanji khas Bugis-Makassar mewarnai peresmian penggunaan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Makassar di Jalan Pelanduk, Kota Makassar, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Makassar H. Muhammad didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Ambo Sakka, Kepala KUA Kecamatan Makassar Nurdin beserta jajaran, Ketua MUI Kecamatan Makassar, serta para kepala KUA se-Kota Makassar.

Peresmian berlangsung khidmat dengan nuansa budaya dan religius yang kental melalui pembacaan Barazanji sebagai bentuk doa, rasa syukur, dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tradisi mabbarazanji sendiri bukan sekadar seremoni adat, tetapi telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Bugis-Makassar yang sarat makna spiritual. Pembacaan syair Barazanji berisi sirah nabawiyah dan pujian kepada Rasulullah SAW yang diyakini membawa keberkahan, keselamatan, serta kebaikan dalam berbagai momentum kehidupan masyarakat.

Sebelum prosesi pengguntingan pita oleh Kakankemenag Kota Makassar, kegiatan diawali dengan ritual adzan secara serentak di seluruh sudut gedung mulai dari lantai satu hingga lantai dua sebagai simbol doa dan pengharapan agar gedung tersebut membawa manfaat bagi masyarakat.

Kakankemenag Kota Makassar H. Muhammad menyampaikan,tradisi Barazanji memiliki nilai religius dan budaya yang penting untuk terus dilestarikan

“Barazanji mengandung sirah nabawiyah dan sejarah perjuangan Rasulullah SAW. Dengan membacanya, kita akan terus mengingat dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Salawat akan mendatangkan banyak kebaikan, dan kita berharap gedung baru ini membawa keberkahan serta manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tradisi mabbarazanji merupakan bagian dari akulturasi budaya Bugis-Makassar dengan nilai-nilai Islam yang harus terus dijaga.

“Mabbarazanji dalam memasuki rumah atau gedung baru merupakan tradisi masyarakat Bugis-Makassar yang penuh makna. Ini menunjukkan bagaimana budaya dan nilai Islam dapat berjalan harmonis dalam kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Setelah pembacaan Barazanji, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama berbagai kue tradisional khas syukuran rumah baru seperti onde-onde dan sajian lainnya.

Tradisi makan bersama tersebut menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang diberikan.

Peresmian Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam layanan pernikahan, pembinaan keluarga sakinah, dan manasik haji di Kecamatan Makassar.​

Simpan Gambar:

Rabu, 6 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Kemenag Kota Makassar

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

44 JCH Sinjai Dilepas Bupati dengan Penuh Haru
Tiga Guru Besar Baru Dikukuhkan, UIN Alauddin Makassar Perkuat Kiprah Akademik
Lepas 331 JCH Makassar, Appi: Haji Adalah Perjalanan Suci, Bukan Tamasya
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Gelar Festival Anak Sholeh, Tanamkan Moral di Tengah Gempuran Teknologi
Ciptakan Generasi Cinta Qurani,Gowa Berhasil Capai Target Lima Besar MTQ XXXIV Tingkat Sulsel
328 Jemaah Haji Bantaeng Siap Berangkat 19 Mei, Jemaah Termuda Berusia 18 Tahun
Wabup Bantaeng Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah
Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke-34 Sulsel di Maros, Ali Yafid Tekankan Integritas Tanpa Intervensi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:10 WITA

44 JCH Sinjai Dilepas Bupati dengan Penuh Haru

Kamis, 30 April 2026 - 13:31 WITA

Tiga Guru Besar Baru Dikukuhkan, UIN Alauddin Makassar Perkuat Kiprah Akademik

Rabu, 29 April 2026 - 16:09 WITA

Lepas 331 JCH Makassar, Appi: Haji Adalah Perjalanan Suci, Bukan Tamasya

Selasa, 28 April 2026 - 19:30 WITA

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Gelar Festival Anak Sholeh, Tanamkan Moral di Tengah Gempuran Teknologi

Senin, 20 April 2026 - 17:38 WITA

Ciptakan Generasi Cinta Qurani,Gowa Berhasil Capai Target Lima Besar MTQ XXXIV Tingkat Sulsel

Selasa, 14 April 2026 - 15:14 WITA

328 Jemaah Haji Bantaeng Siap Berangkat 19 Mei, Jemaah Termuda Berusia 18 Tahun

Minggu, 12 April 2026 - 15:14 WITA

Wabup Bantaeng Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 13:32 WITA

Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke-34 Sulsel di Maros, Ali Yafid Tekankan Integritas Tanpa Intervensi

Berita Terbaru