Fokus Perkuat Dana Murah dan Transformasi Sistem IT, BSI Bukukan Laba Rp3,39 Triliun Tumbuh 16,73% Pada Mei 2026

Jakarta,DNID.co.id – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali mencatatkan kinerja yang solid sepanjang Januari–Mei 2026. Posisi Mei 2026, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp3,39 triliun, tumbuh 16,73% secara tahunan (year on year/yoy), ditopang pertumbuhan dana murah (CASA), ekspansi pembiayaan yang berkualitas, serta akselerasi transformasi digital dan pengembangan bisnis bank emas.

Kinerja tersebut mempertegas efektivitas strategi BSI dalam mengoptimalkan keunggulan sebagai bank syariah sekaligus bank emas (bullion bank). Fokus pada penghimpunan dana murah melalui berbagai ekosistem syariah, dipadukan dengan perluasan layanan investasi emas yang semakin mudah dijangkau masyarakat, menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis Perseroan.

Hingga Mei 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI mencapai Rp372 triliun, tumbuh 16,74% (yoy). Pertumbuhan tersebut didukung dominasi dana murah dengan komposisi tabungan mencapai Rp165 triliun atau 44,35% dari total DPK, sehingga rasio Current Account Saving Account (CASA) meningkat menjadi 63,16%.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan, pertumbuhan laba Perseroan didorong oleh implementasi strategi dual license BSI sebagai bank syariah dan bank emas yang mampu menciptakan sumber pertumbuhan baru sekaligus memperkuat basis dana murah.

“Sebagai bank syariah, kami terus memperkuat penghimpunan dana melalui ekosistem haji dan umrah. Sementara sebagai bank emas, kami memperluas literasi dan akses tabungan BSI emas yang kini dapat dimulai dari Rp50 ribu. Strategi ini mendapat respons yang sangat positif, terutama dari generasi muda yang kini menjadi mayoritas nasabah baru BSI,” ujar Cahyo, Selasa 7 Juli 2026.

Sejalan dengan strategi tersebut, Tabungan Haji BSI hingga Mei 2026 tumbuh 17,15% yoy menjadi Rp6,25 triliun. Perseroan secara konsisten mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya perencanaan ibadah haji sejak dini melalui berbagai program literasi di sejumlah kota.

Kemudahan membuka rekening Tabungan Haji melalui aplikasi BYOND by BSI turut mendorong peningkatan akuisisi nasabah secara digital. Hingga Mei 2026, layanan mobile banking BSI telah digunakan oleh lebih dari 10 juta pengguna, dengan nilai transaksi melampaui Rp450 triliun, mencerminkan semakin kuatnya adopsi layanan digital BSI.

Penguatan dana murah dan transformasi digital tersebut juga memberikan ruang yang lebih besar bagi Perseroan untuk memperluas fungsi intermediasi. Hingga Mei 2026, pembiayaan BSI tumbuh 14,60% yoy menjadi Rp335 triliun, dengan fokus pada segmen konsumer dan tetap menjaga kualitas aset. Hal ini tercermin dari rasio Non-Performing Financing (NPF) Gross yang membaik menjadi 1,80%, dibandingkan 1,88% pada periode yang sama tahun sebelumnya.                                                                                                                                              Cahyo menegaskan, BSI akan terus memperkuat sinergi antara layanan digital, jaringan kantor cabang, e-channel, serta pengembangan ekosistem syariah untuk memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.

“Kami optimistis penguatan dana murah, transformasi digital, serta pengembangan ekosistem haji, umrah, dan bisnis bank emas akan menjadi mesin pertumbuhan berkelanjutan bagi Perseroan. Seluruh layanan BSI saling terintegrasi untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah sekaligus memperkuat peran BSI sebagai mitra strategis masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keuangan syariah secara menyeluruh,” tutup Cahyo.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 7 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: BSI

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming
Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar, Dorong Kader Lebih Berdaya dan Kreatif
Enam Tahun Mengabdi, Mantan Pegawai PNM Mekar Keluhkan Nomor BPJS Ketenagakerjaan Belum Diberikan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 23:47 WITA

Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WITA

Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:44 WITA

Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar, Dorong Kader Lebih Berdaya dan Kreatif

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Enam Tahun Mengabdi, Mantan Pegawai PNM Mekar Keluhkan Nomor BPJS Ketenagakerjaan Belum Diberikan

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA