Video Viral Dugaan Setoran Ke Polisi, Kapolres Pinrang Bentuk Tim Penyelidikan

PINRANG,DNID.co.id – Polres Pinrang menyelidiki video viral yang memuat dugaan adanya pemberian uang atau “setoran” kepada oknum anggota kepolisian.

Video tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial dan memunculkan berbagai tudingan terhadap anggota Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Pinrang.

Kanit Tipidter Polres Pinrang Ipda Rexy Andri Haryanto membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan tidak ada anggota Unit Tipidter yang menerima uang sebagaimana narasi yang beredar.

“Terkait pemberitaan tersebut yang ada viral sekarang, bahwasanya kami dari Unit Tipidter tidak ada sepeser pun menerima uang tersebut,” ujar Rexy.

Rexy juga mengaku tidak mengenal perempuan yang dikaitkan dengan tudingan dalam video tersebut.

“Dan kami dari Unit Tipidter pun tidak mengenali ibu tersebut,” katanya.

Untuk memperjelas persoalan itu, Rexy menyebut pihaknya telah memperoleh video klarifikasi dari perempuan yang namanya dikaitkan dengan isu tersebut.

Dalam video tersebut, perempuan itu disebut membantah adanya pernyataan mengenai oknum anggota kepolisian yang menerima setoran.

“Kami sudah mendapatkan video klarifikasi dari ibu tersebut untuk membantah pemberitaan yang ada di luar sana. Di dalam video ibu itu membantah adanya pernyataan seperti yang beredar bahwa ada oknum anggota yang menerima setoran,” jelasnya.

Meski telah membantah tudingan tersebut, kepolisian tetap melakukan penyelidikan guna memastikan fakta sebenarnya di balik video yang beredar.

Langkah ini dilakukan untuk menguji informasi yang berkembang sekaligus memastikan tidak ada dugaan pelanggaran yang luput dari penanganan.

Kapolres Pinrang AKBP Edy Shabara mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan terhadap video viral tersebut.

“Perihal video yang viral, sudah membentuk tim guna melakukan penyelidikan,” kata Edy.

Ia memastikan kepolisian akan mengambil tindakan apabila hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota.

“Apabila memang terbukti tentunya kami pasti akan proses hukum yang berlaku,” tegasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 9 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Daeng Sunu

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Humas Polres Pinrang

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru