Parah! Oknum Notaris di Bantaeng Diduga Palsukan Surat Dokumen Sertifikat Tanah Warga

Dnid.co.id, Bantaeng – Pria asal Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Aksan Albar (48) menjadi korban pemalsuan dokumen. Diduga pihak Notaris berinisiasi DM sebagai pelaku.

Kasus ini terbongkar setelah Aksan Albar mendatangi kantor pertanahan Kabupaten Bantaeng untuk memastikan terkait informasi yang ia dapat dari orang lain.

“Saat di Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng saya kaget karena melihat berkas miliknya sudah ada surat pernyataan dan surat kuasa yang dibuat secara sepihak tanpa persetujuan saya,” kata Aksan Albar.

Parahnya lagi saat di Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng ia melihat berkas sertifikat SHM dengan no 114. Kemudian terdapat surat pernyataan untuk balik nama.

“Saya kaget karena saya tidak pernah
tidak pernah membuat surat balik nama atau surat lainnya,” tegas Aksan Albar dalam kesempatan itu.

Aksan mengakui bahwa sertifikat tersebut telah dijaminkan di Bank BRI namun dirinya tidak pernah menanda tangani berkas apapun kecuali sewaktu proses penjaminan,

“Jelas saya tidak bertanda tangan kecuali waktu saya bermohon di Bank BRI, Sementara pernyataan yang saya lihat atas pemohon Notaris iniSial DM”, terang Aksan.

Atas peristiwa itu, Aksan melakukan tindakan tegas yakni melaporkan oknum notaris DM ke pihak Kepolisian Polres Bantaeng.

“Kami akan mengambil tindakan tegas dengan melaporkan Oknum Notaris, kalau perlu kita juga akan melaporkan kode etik,” ungkapnya secara tegas.

Adapun dokumen yang diduga dipalsukan oleh oknum notaris tersebut ialah surat pernyataan dan surat kuasa atas nama korban untuk pengurusan balik nama sertifikat hak milik (SHM).

“Kalau surat kuasanya tertulis di bulan april kemarin pak, sementara saya sendiri tidak pernah menandatangani dokumen balik nama atau surat kuasa itu sendiri,” bebernya.

Saat di konfirmasi Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Ibu Mardiyah mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan dokumen yang diduga dipalsukan itu bila korban memiliki Laporan Resmi dari pihak Kepolisian,

“Kami akan keluarkan dokumen tersebut bila korban membawa laporan kepolisian, karena kami juga memiliki aturan internal,” pungkasnya Mardiyah.

Saat ini Korban telah mengadukan ke Polres Bantaeng dengan dugaan pemalsuan tanda tangan untuk proses balik nama sertifikat yang terletak di Kel. Letta, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng dengan nomor sertifikat 114.

sementara dilain tempat DM mengatakan bahwa pemberitaan yang menuding dirinya adalah spekulasi AA yang diduga punya niat buruk dengan sengaja merintangi balik nama sertipikat yang ujungnya kemungkinan terbit hak tanggungan. Konsekuensi nya adalah lelang. Ungkap DM.

“Jadi saya menduga dia melakukan berbagai macam cara untuk menghalangi proses balik nama, termasuk melibatkan teman wartawan”, Tutupnya Darma, melalui media lain.  (29/07/2025).

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 27 Juli 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Rizal

Editor: Redaksi

Sumber Berita: Narasumber

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 380 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA