Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 112 Dampingi Posyandu Balita di Desa Mranak, Perkuat Pelayanan Kesehatan Anak

Kegiatan pendataan di posyandu dibantu oleh mahasiswa KKN.

Kegiatan pendataan di posyandu dibantu oleh mahasiswa KKN.

DEMAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 112 Desa Mranak turut berperan aktif dalam kegiatan Posyandu Balita yang digelar di Posyandu Desa Mranak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/08/2026) tersebut menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pemantauan tumbuh kembang anak.

Dalam kegiatan rutin yang dilaksanakan bersama kader kesehatan desa itu, mahasiswa KKN membantu berbagai tahapan pelayanan Posyandu, mulai dari pendataan peserta, penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, hingga pengukuran lingkar kepala.

Selain itu, mahasiswa juga turut membantu proses pencatatan balita yang mendapatkan imunisasi, pemberian vitamin A, serta obat cacing. Kehadiran mahasiswa memberikan dukungan tambahan bagi para kader kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat.

Bidan Siti selaku petugas Posyandu menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa sangat membantu terutama dalam proses administrasi dan pendampingan warga selama pelayanan berlangsung.

“ Kehadiran adik-adik mahasiswa sangat membantu kami, terutama dalam hal pencatatan dan pendampingan warga saat proses penimbangan. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut demi kesehatan anak-anak di desa kami,” ujar Bidan Siti.

Sementara itu, Koordinator Divisi Sosial Lingkungan KKN UIN Walisongo Posko 112, Adriano Afrely, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk kontribusi langsung kepada masyarakat.

“ Kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memantau tumbuh kembang balita. Kami dari Divisi Sosial Lingkungan sangat antusias mengikuti kegiatan Posyandu di Desa Mranak ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi kesehatan serta perkembangan balita di Desa Mranak,” ungkap Adriano.

Menurutnya, kegiatan Posyandu tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di lapangan. Melalui keterlibatan langsung bersama masyarakat, mahasiswa dapat memahami berbagai persoalan sosial, khususnya di bidang kesehatan masyarakat pedesaan, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepedulian sosial.

Kunjungan kepala desa di kegiatan posyandu di desa Mranak

Kolaborasi antara mahasiswa, kader kesehatan, bidan, dan masyarakat Desa Mranak menunjukkan bahwa upaya menciptakan generasi sehat membutuhkan peran bersama. Kepedulian terhadap kesehatan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk generasi muda.

Melalui kegiatan Posyandu ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 112 berharap dapat terus memberikan manfaat selama masa pengabdian di Desa Mranak. Semangat gotong royong dan kerja sama dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkualitas.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 16 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Adriano Afrely

Editor: Arya Krida

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif
Polres Belitung Dorong Kompetensi SDM, 16 Peserta Terima Sertifikat Pelatihan Aplikasi Perkantoran
Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:04 WITA

Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Berita Terbaru