Kolaborasi BUMD dan Thorcon Menguatkan Penjajakan PLTN Untuk Kebutuhan Energi Industri Babel
Caption : Eka Mulya Putra, direktur BUMD Babel PT BBBS (kanan), Novi Adriyanto, Kepala Cabang Bangka Belitung PT Thorcon Power Indonesia (tengah) dan Rikky Fermana, Penanggungjawab KBO Babel (kiri)
PANGKALPINANG, DNID.co.id — Rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai memasuki babak baru setelah PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BBBS) menjajaki kolaborasi strategis dengan PT Thorcon Power Indonesia. Penjajakan tersebut dilakukan dalam pertemuan Direktur Utama PT BBBS Eka Mulya Putra dengan Kepala Cabang Bangka Belitung PT Thorcon Power Indonesia Novi Adriyanto, Rabu (26/8/2026).
Pertemuan itu secara khusus membahas peluang sinergi untuk mendukung rencana pengembangan PLTN di Bangka Belitung. Langkah tersebut menjadi penting karena kebutuhan listrik diproyeksikan meningkat seiring rencana pengembangan industri, hilirisasi pertambangan, kawasan pelabuhan, hingga kawasan industri terpadu di daerah tersebut.
Bangka Belitung sendiri menjadi salah satu wilayah yang tengah mendapat perhatian PT Thorcon dalam tahapan penelitian dan survei terkait pengembangan energi nuklir. Di tengah agenda tersebut, BUMD Babel menyatakan kesiapan mengambil posisi sebagai mitra strategis.
Eka Mulya Putra menilai kebutuhan energi berkapasitas besar tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan jangka pendek. Menurut dia, pengembangan sejumlah proyek investasi akan membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan dalam jumlah besar.
“Apalagi saat ini BUMD Babel sudah merintis dan membangun komunikasi serta kerja sama dengan menggandeng investor dari negara China. Salah satunya terkait pembangunan pabrik hilirisasi limbah pertambangan, kawasan pelabuhan dan industri terpadu yang otomatis membutuhkan pasokan energi listrik dalam jumlah besar,” ujar Eka.
Menurut Eka, kondisi tersebut menjadi momentum bagi Bangka Belitung untuk mulai mempersiapkan sumber energi alternatif berskala besar. PLTN, kata dia, merupakan salah satu opsi yang layak dipertimbangkan untuk menopang kebutuhan energi kawasan industri pada masa mendatang.
“Karena itu, pembangunan PLTN sangat tepat jika hadir di Bangka Belitung. Kami dari BUMD siap mendukung dan menjadi mitra strategis bagi Thorcon dalam mendorong program tersebut,” tegasnya.
Dukungan BUMD tersebut mendapat respons positif dari Novi Adriyanto. Ia menyambut baik kunjungan PT BBBS sekaligus menyatakan komitmen untuk membawa rencana kolaborasi tersebut ke tingkat pimpinan perusahaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan, dukungan, serta rencana program BUMD Babel bersama investor untuk membangun Bangka Belitung agar semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Novi.
Novi menegaskan, PT Thorcon pada prinsipnya terbuka terhadap peluang sinergi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“InsyaAllah Thorcon mendukung hal tersebut. Saya akan menyampaikan kepada pimpinan kami di pusat terkait rencana kerja sama dan kolaborasi ini, tentunya untuk kepentingan serta kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung,” ujarnya.
Meski masih berada pada tahap penjajakan, pertemuan ini memperlihatkan mulai terbentuknya irisan kepentingan antara BUMD, investor dan pengembang teknologi energi. Tantangannya kini adalah bagaimana komunikasi awal tersebut diterjemahkan menjadi kerja sama konkret, dengan kajian teknis, regulasi, keselamatan, kebutuhan investasi, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sebagai bagian penting dari tahapan berikutnya.
Jika terealisasi, pengembangan energi berskala besar bukan hanya berkaitan dengan pasokan listrik, tetapi juga dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya kawasan industri dan investasi baru di Bangka Belitung.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Kolaborasi BUMD dan Thorcon Menguatkan Penjajakan PLTN Untuk Kebutuhan Energi Industri Babel
KAMIS, 27 AGUSTUS 2026
PANGKALPINANG, DNID.co.id — Rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai memasuki babak baru setelah PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BBBS) menjajaki kolaborasi strategis dengan PT Thorcon Power Indonesia. Penjajakan tersebut dilakukan dalam pertemuan Direktur Utama PT BBBS Eka Mulya Putra dengan Kepala Cabang Bangka Belitung PT Thorcon Power Indonesia Novi Adriyanto, Rabu (26/8/2026).
Pertemuan itu secara khusus membahas peluang sinergi untuk mendukung rencana pengembangan PLTN di Bangka Belitung. Langkah tersebut menjadi penting karena kebutuhan listrik diproyeksikan meningkat seiring rencana pengembangan industri, hilirisasi pertambangan, kawasan pelabuhan, hingga kawasan industri terpadu di daerah tersebut.
Bangka Belitung sendiri menjadi salah satu wilayah yang tengah mendapat perhatian PT Thorcon dalam tahapan penelitian dan survei terkait pengembangan energi nuklir. Di tengah agenda tersebut, BUMD Babel menyatakan kesiapan mengambil posisi sebagai mitra strategis.
Eka Mulya Putra menilai kebutuhan energi berkapasitas besar tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan jangka pendek. Menurut dia, pengembangan sejumlah proyek investasi akan membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan dalam jumlah besar.
"Apalagi saat ini BUMD Babel sudah merintis dan membangun komunikasi serta kerja sama dengan menggandeng investor dari negara China. Salah satunya terkait pembangunan pabrik hilirisasi limbah pertambangan, kawasan pelabuhan dan industri terpadu yang otomatis membutuhkan pasokan energi listrik dalam jumlah besar," ujar Eka.
Menurut Eka, kondisi tersebut menjadi momentum bagi Bangka Belitung untuk mulai mempersiapkan sumber energi alternatif berskala besar. PLTN, kata dia, merupakan salah satu opsi yang layak dipertimbangkan untuk menopang kebutuhan energi kawasan industri pada masa mendatang.
"Karena itu, pembangunan PLTN sangat tepat jika hadir di Bangka Belitung. Kami dari BUMD siap mendukung dan menjadi mitra strategis bagi Thorcon dalam mendorong program tersebut," tegasnya.
Dukungan BUMD tersebut mendapat respons positif dari Novi Adriyanto. Ia menyambut baik kunjungan PT BBBS sekaligus menyatakan komitmen untuk membawa rencana kolaborasi tersebut ke tingkat pimpinan perusahaan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan, dukungan, serta rencana program BUMD Babel bersama investor untuk membangun Bangka Belitung agar semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Novi.
Novi menegaskan, PT Thorcon pada prinsipnya terbuka terhadap peluang sinergi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
"InsyaAllah Thorcon mendukung hal tersebut. Saya akan menyampaikan kepada pimpinan kami di pusat terkait rencana kerja sama dan kolaborasi ini, tentunya untuk kepentingan serta kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung," ujarnya.
Meski masih berada pada tahap penjajakan, pertemuan ini memperlihatkan mulai terbentuknya irisan kepentingan antara BUMD, investor dan pengembang teknologi energi. Tantangannya kini adalah bagaimana komunikasi awal tersebut diterjemahkan menjadi kerja sama konkret, dengan kajian teknis, regulasi, keselamatan, kebutuhan investasi, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sebagai bagian penting dari tahapan berikutnya.
Jika terealisasi, pengembangan energi berskala besar bukan hanya berkaitan dengan pasokan listrik, tetapi juga dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya kawasan industri dan investasi baru di Bangka Belitung.