Pelaku berinisial MR (23), warga Jl. Tembakau, Kel. Empoang, Kec. Binamu, diamankan pada Minggu 27 September 2026 sekitar pukul 21.00 WITA di Jl. Tembakau.
Penangkapan berdasarkan dua Laporan Polisi: LP/B/664/IX/2026 dan LP/B/678/IX/2026/SPKT Polres Jeneponto.
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Nurman, S.H., M.H. menjelaskan, pelaku beraksi pada malam hari saat tidak ada pengawasan. Modus mencongkel pintu ruang tata usaha menggunakan parang.
Dari interogasi, pelaku mengakui telah dua kali beraksi di TKP yang sama. Pertama Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 00.00 WITA dan kedua Selasa (22/9/2026) pukul 01.30 WITA di Jl. Lanto Dg Pasewang.
Dari aksi pencurian pelaku, barang yang diambil berupa 1 laptop merk HP dan 1 mesin gerinda. Pihak sekolah rugi Rp3,5 juta.
“Pelaku mengakui perbuatannya. Barang hasil curian disimpan di rumah ibunya,” ujar AKP Nurman.
Polisi juga mengamankan ibu pelaku, berinisial SDB (50) yang diduga sebagai penadah, beserta Barang bukti 1 tabung gas 3 kg, 3 karung beras 10 kg, dan 1 jaket hitam yang dipakai saat beraksi.Motif pelaku untuk kebutuhan sehari-hari.
Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Posko Resmob Polres Jeneponto untuk penyidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 477 UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. Barang bukti lain masih dalam pencarian. (*)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Congkel Pintu Pakai Parang Curi di Sekolah,Tim URC Resmob Pegasus Tangkap Pelaku di SMPN 1 Binamu
SENIN, 28 SEPTEMBER 2026
Jeneponto,DNID.co .id – Tim URC Pegasus Sat Reskrim Polres Jeneponto berhasil menangkap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan yang membobol UPT SMPN 1 Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Pelaku berinisial MR (23), warga Jl. Tembakau, Kel. Empoang, Kec. Binamu, diamankan pada Minggu 27 September 2026 sekitar pukul 21.00 WITA di Jl. Tembakau.
Penangkapan berdasarkan dua Laporan Polisi: LP/B/664/IX/2026 dan LP/B/678/IX/2026/SPKT Polres Jeneponto.
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Nurman, S.H., M.H. menjelaskan, pelaku beraksi pada malam hari saat tidak ada pengawasan. Modus mencongkel pintu ruang tata usaha menggunakan parang.
Dari interogasi, pelaku mengakui telah dua kali beraksi di TKP yang sama. Pertama Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 00.00 WITA dan kedua Selasa (22/9/2026) pukul 01.30 WITA di Jl. Lanto Dg Pasewang.
Dari aksi pencurian pelaku, barang yang diambil berupa 1 laptop merk HP dan 1 mesin gerinda. Pihak sekolah rugi Rp3,5 juta.
“Pelaku mengakui perbuatannya. Barang hasil curian disimpan di rumah ibunya,” ujar AKP Nurman.
Polisi juga mengamankan ibu pelaku, berinisial SDB (50) yang diduga sebagai penadah, beserta barang bukti 1 tabung gas 3 kg, 3 karung beras 10 kg, dan 1 jaket hitam yang dipakai saat beraksi.Motif pelaku untuk kebutuhan sehari-hari.
Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Posko Resmob Polres Jeneponto untuk penyidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 477 UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. Barang bukti lain masih dalam pencarian. (*)
Editor: Kingzhie
Sumber: Tim URC Pegasus Sat Reskrim Polres Jeneponto
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.