Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Plt Direktur RSUD Lanto Dg. Pasewang Jeneponto, drg. Irawati. (dok:ist)

Plt Direktur RSUD Lanto Dg. Pasewang Jeneponto, drg. Irawati. (dok:ist)

JENEPONTO, DNID.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg. Pasewang Jeneponto, drg. Irawati, memastikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) rumah sakit masih berfungsi dengan baik dan memiliki kapasitas yang cukup untuk mengolah seluruh limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas pelayanan kesehatan.

Kepastian tersebut disampaikan Irawati untuk meluruskan informasi mengenai dugaan kapasitas IPAL yang telah melebihi daya tampung dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

Menurutnya, kondisi faktual di lapangan menunjukkan volume air limbah yang dihasilkan rumah sakit masih jauh di bawah kapasitas maksimal IPAL yang tersedia.

“Informasi tersebut keliru dan tidak benar, kapasitas IPAL yang tersedia masih mampu menampung dan mengolah air limbah yang dihasilkan dari aktivitas pelayanan kesehatan,” kata Irawati kepada DNID.co.id, Senin (5/10/2026).

Kontrol panel IPAL RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto. (dok:Arief)

Ia menjelaskan, meskipun terdapat penambahan sejumlah gedung baru, pihak rumah sakit tetap melakukan pengukuran terhadap produksi air limbah setiap hari. Dari hasil pemantauan tersebut, volume limbah yang dihasilkan saat ini berada di kisaran 50 meter kubik per hari.

“Dengan adanya gedung-gedung baru, produksi air limbah yang kami pantau sekitar 50 meter kubik per hari. Sementara itu, kapasitas maksimal IPAL kami mencapai 100 meter kubik per hari. Jadi, jika dikatakan kapasitas air limbah telah melebihi kemampuan instalasi pengolahan, informasi tersebut keliru dan tidak benar,” jelas Irawati.

Dengan kapasitas maksimal mencapai 100 meter kubik per hari, sementara produksi limbah sekitar 50 meter kubik per hari, Irawati menegaskan IPAL RSUD Lanto Dg. Pasewang masih memiliki ruang kapasitas yang memadai.

Selain kapasitas, rumah sakit juga secara berkala melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air limbah melalui laboratorium. Pemeriksaan tersebut dilakukan setiap tiga bulan atau satu kali dalam satu triwulan untuk memastikan kualitas limbah yang dihasilkan memenuhi ketentuan baku mutu.

Irawati menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terakhir pada triwulan kedua, parameter Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biochemical Oxygen Demand (BOD) masih berada di bawah ambang batas yang dipersyaratkan.

“Hasil pemeriksaan laboratorium terakhir pada triwulan kedua menunjukkan bahwa nilai COD dan BOD masih berada di bawah ambang batas yang dipersyaratkan. Karena itu, tudingan pencemaran perlu didasarkan pada data dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Irawati menegaskan, pemantauan volume maupun kualitas air limbah dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya rumah sakit memastikan sistem pengelolaan limbah berjalan sesuai ketentuan.

Dengan demikian, pihak RSUD Lanto Dg. Pasewang memastikan IPAL masih berfungsi dengan baik, kapasitas pengolahan belum terlampaui, dan kualitas air limbah secara berkala diperiksa melalui uji laboratorium.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 5 Oktober 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arief Daeng Sunu

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
Nelayan Bangka Barat Hilang, Tim SAR Bergerak
Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Kebakaran di Bonto Lojong, Bupati Bantaeng Intens Hadir Langsung di Lokasi
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Pos Kamling Diperkuat, Polisi Turun Langsung Pantau Keamanan Malam Pangkalpinang
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:58 WITA

Nelayan Bangka Barat Hilang, Tim SAR Bergerak

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WITA

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Kebakaran di Bonto Lojong, Bupati Bantaeng Intens Hadir Langsung di Lokasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Syukuri UU Perlindungan Ketenagakerjaan Telah Disahkan 

Rabu, 7 Okt 2026 - 00:06 WITA

Sosial Politik

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Selasa, 6 Okt 2026 - 23:36 WITA

Serba-Serbi

Gerak Cepat Lapas Makassar Lakukan Asesmen terhadap 332 WBP, Ada Apa?

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:45 WITA