Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani
Gowa,DNID.co.id — Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Gowa diminta untuk mengagas program yang lebih berfokus pada Kesejahteraan Petani.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter saat membuka Rapat Koordinasi Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2026/2027 Dinas TPH Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang ,Kantor Bupati, Selasa, (27/10).
Andy Azis menyampaikan apresiasi kepada Dinas TPH Kabupaten Gowa atas terlaksananya kegiatan tersebut sebagai langkah awal dalam penyusunan program di tahun 2027.
“Tidak banyak OPD yang punya pemikiran cemerlang seperti ini. Hari ini Dinas Pertanian melakukan pra-program untuk masuk di 2027,” ujarnya.
Andy Azis mendorong Dinas TPH Kabupaten Gowa untuk menghadirkan program-program yang akan berdampak bagi kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Gowa. Apalagi menurutnya Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, memiliki perhatian besar pada sektor pertanian.
“Kalau petani sejahtera, itulah barometer keberhasilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura,” tegasnya.
Dalam menyusun program, Andy Azis meminta agar berdasarkan dari kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan, khususnya petani. Walaupun demikian, dirinya juga meminta agar disesuaikan dengan RPJMD, Program Unggulan Bupati, program pemerintah provinsi dan pusat.
Olehnya itu, dirinya juga meminta agar peserta rapat koordinasi berperan aktif menyampaikan saran dan masukan kebutuhan di lapangan sebelum program dipatenkan dalam KUA-PPAS.
“Dari masukan tersebut, usulan dapat dipilah mana yang masuk RPJMD dan program unggulan Bupati, mana yang diselaraskan dengan bantuan provinsi, dan mana yang diselaraskan dengan bantuan pusat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Gowa, Zubair Usman dalam laporannya mengatakan bahwa rapat koordinasi ini bersifat internal dan bertujuan membangun sinergitas dengan para penyuluh dan POPT di Kabupaten Gowa, khususnya terkait program prioritas dan kerja sama lintas sektor di bidang pertanian.
“Mulai tahun ini seluruh penyuluh sudah beralih kepegawaiannya menjadi pegawai Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, kita memang membutuhkan koordinasi dan sinergitas untuk melihat Kabupaten Gowa ini insya Allah jauh lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang,” terangnya.
Zubair Usman juga berharap arahan Sekda dapat menjadi bekal bagi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk lebih berinovasi pada tahun 2027, sehingga memberi dampak yang besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh para kepala bidang, koordinator kegiatan, koordinator penyuluh, koordinator POPT, serta kepala UPTD BPP dan penyuluh pertanian dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa.(*)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani
SELASA, 27 OKTOBER 2026
Gowa,DNID.co.id — Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Gowa diminta untuk mengagas program yang lebih berfokus pada kesejahteraan petani.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter saat membuka Rapat Koordinasi Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2026/2027 Dinas TPH Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang ,Kantor Bupati, Selasa, (27/10).
Andy Azis menyampaikan apresiasi kepada Dinas TPH Kabupaten Gowa atas terlaksananya kegiatan tersebut sebagai langkah awal dalam penyusunan program di tahun 2027.
“Tidak banyak OPD yang punya pemikiran cemerlang seperti ini. Hari ini Dinas Pertanian melakukan pra-program untuk masuk di 2027,” ujarnya.
Andy Azis mendorong Dinas TPH Kabupaten Gowa untuk menghadirkan program-program yang akan berdampak bagi kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Gowa. Apalagi menurutnya Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, memiliki perhatian besar pada sektor pertanian.
“Kalau petani sejahtera, itulah barometer keberhasilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura,” tegasnya.
Dalam menyusun program, Andy Azis meminta agar berdasarkan dari kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan, khususnya petani. Walaupun demikian, dirinya juga meminta agar disesuaikan dengan RPJMD, Program Unggulan Bupati, program pemerintah provinsi dan pusat.
Olehnya itu, dirinya juga meminta agar peserta rapat koordinasi berperan aktif menyampaikan saran dan masukan kebutuhan di lapangan sebelum program dipatenkan dalam KUA-PPAS.
“Dari masukan tersebut, usulan dapat dipilah mana yang masuk RPJMD dan program unggulan Bupati, mana yang diselaraskan dengan bantuan provinsi, dan mana yang diselaraskan dengan bantuan pusat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Gowa, Zubair Usman dalam laporannya mengatakan bahwa rapat koordinasi ini bersifat internal dan bertujuan membangun sinergitas dengan para penyuluh dan POPT di Kabupaten Gowa, khususnya terkait program prioritas dan kerja sama lintas sektor di bidang pertanian.
“Mulai tahun ini seluruh penyuluh sudah beralih kepegawaiannya menjadi pegawai Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, kita memang membutuhkan koordinasi dan sinergitas untuk melihat Kabupaten Gowa ini insya Allah jauh lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang,” terangnya.
Zubair Usman juga berharap arahan Sekda dapat menjadi bekal bagi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk lebih berinovasi pada tahun 2027, sehingga memberi dampak yang besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh para kepala bidang, koordinator kegiatan, koordinator penyuluh, koordinator POPT, serta kepala UPTD BPP dan penyuluh pertanian dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa.(*)