Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan

Padang Pariaman, DNID Sumbar – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan (Distankp) merespons laporan dan Aspirasi Masyarakat terkait Kualitas Beras dalam program Bantuan Pangan Pemerintah yang dinilai kurang baik dan berwarna kekuningan.

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distankp Padang Pariaman, Hendri Satria, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan laporan serta masukan terkait kualitas beras yang diterima. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar memenuhi standar kualitas dan layak dikonsumsi.

‎”Kami mengucapkan terima kasih atas laporan dan aspirasi masyarakat terkait adanya kualitas Beras Bantuan pangan yang dinilai kurang baik. Masukan ini menjadi perhatian serius bagi kami untuk segera ditindaklanjuti bersama pihak terkait,” ujar Hendri.

‎Ia menjelaskan bahwa program Penyaluran Bantuan Pangan merupakan program nasional yang bertujuan menjaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat sekaligus mengendalikan Inflasi. Pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Perum Bulog sebagai penyedia dan transporter yang ditunjuk oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

‎Data Penerima Bantuan Pangan (PBP) bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial Desil 1 hingga 4. Untuk alokasi Februari dan Maret 2026, setiap penerima memperoleh bantuan sebanyak 10 kilogram beras dan 2 liter Minyakita per bulan, yang disalurkan sekaligus sehingga total yang diterima adalah 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita.

‎Hendri mengungkapkan bahwa sebelum proses penyaluran dilakukan, Distankp Padang Pariaman telah diundang oleh Perum Bulog untuk melakukan pengecekan kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 5 Juni 2026 di Gudang Bulog Padang.

‎”Sebelum penyaluran, kami bersama tim telah melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas beras yang diperlihatkan oleh Perum Bulog. Berdasarkan hasil pemeriksaan saat itu, kualitas beras yang kami periksa dinilai memenuhi persyaratan, dalam kondisi baik dan layak untuk dikonsumsi,” jelasnya.

‎Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya temuan di lapangan yang berbeda dengan kondisi saat pemeriksaan awal, berkaitan dengan banyaknya jumlah beras bantuan yang disalurkan serta lokasi titik pendistribusian yang tersebar di 103 Nagari  Untuk itu, Distankp akan segera berkoordinasi dan menyampaikan informasi yang berkembang kepada Perum Bulog guna dilakukan verifikasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

‎”Kami akan menyampaikan informasi terkait adanya dugaan beras yang tidak sesuai kualitas atau tidak layak konsumsi kepada Perum Bulog. Kami juga mengharapkan masyarakat, wali nagari, maupun pihak terkait yang menemukan beras dengan kondisi kurang memenuhi persyaratan agar segera melaporkan kepada kami disertai lokasi dan waktu penyaluran, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” tambah Hendri.

‎Atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian masyarakat penerima bantuan, Distankp Padang Pariaman menyampaikan permohonan maaf serta berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan monitoring dan berkoordinasi dengan Perum Bulog selaku penanggungjawab Program bantuan agar kualitas bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat sesuai dengan yang seharusnya.

‎Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius demi menjamin masyarakat menerima bantuan pangan yang aman, berkualitas, dan layak konsumsi.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 19 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Al Nahyan

Editor: Redaksi Sumbar

Sumber Berita: Diskominfo Padang Pariaman

Penanggung Jawab: Sang Bijuangsa

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional
Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka
Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari
Langkah Cepat Atasi Kelangkaan Pupuk Subsidi, Ini Yang Dilakukan Ketua Komisi B DPRD Karo 
Masyarakat Kecamatan Munte Desak DPRD Karo Segera Atasi Kelangkaan Pupuk Subsidi
Menteri Andi Amran Sulaiman Tinjau Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Padang Pariaman
Pemkab Padang Pariaman Percepat Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabencana, Target Rampung Dua Minggu
Pemkab Padang Pariaman Genjot Pemulihan Lahan Pertanian, Program Oplah dan Rehabilitasi Dikebut
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:49 WITA

Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:54 WITA

Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:15 WITA

Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:11 WITA

Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari

Rabu, 22 April 2026 - 23:56 WITA

Langkah Cepat Atasi Kelangkaan Pupuk Subsidi, Ini Yang Dilakukan Ketua Komisi B DPRD Karo 

Selasa, 21 April 2026 - 21:36 WITA

Masyarakat Kecamatan Munte Desak DPRD Karo Segera Atasi Kelangkaan Pupuk Subsidi

Sabtu, 18 April 2026 - 04:48 WITA

Menteri Andi Amran Sulaiman Tinjau Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Padang Pariaman

Sabtu, 18 April 2026 - 04:22 WITA

Pemkab Padang Pariaman Percepat Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabencana, Target Rampung Dua Minggu

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA